Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:11 WIB
Pemasaran Kacang Mete Organik Flores Tembus Empat Negara
Samuel Oktora | Selasa, 16 September 2008 | 19:06 WIB
|
Share:

ENDE, SELASA - Tahun ini pemasaran kacang mete organik dari kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur menembus pasar ekspor ke empat negara, yaitu Amerika Serikat, Singapura, Jerman, dan Australia. Sementara pada tahun lalu, ekspor kacang mete organik itu hanya ke AS, Jerman, dan Singapura dengan total sebesar 17,5 ton. Omzet ekspor waktu itu berkisar Rp1,4 miliar.

"Tahun ini ekspor tak hanya ke Amerika Serikat, Jerman, dan Singapura, pihak Australia telah memastikan pemesanan. Banyak dari kalangan buyer dari luar negeri kini mengakui, kualitas kacang mete organik dari Flores kualitasnya terbaik di dunia dibandingkan dengan India dan Afrika," kata Pemilik Usaha Dagang (UD) Nusa Permai Sucahyo Lukito, Selasa (16/9), di Ende, Flores.

Kacang mete organik produksi UD Nusa Permai di Kabupaten Ende mampu menembus pasar AS dan Eropa, sebab perusahaan keluarga itu telah memiliki sertifikat organik sejak tahun 2006 yang dikeluarkan oleh Institute for Marketecology (IMO) Switzerland, lembaga sertifikasi internasional.

Pihak UD Nusa Permai mulai melakukan ekspor kacang mete organik tahun 2007. Di kawasan Flores sejauh ini UD Nusa Permai mendapatkan pasokan bahan baku mete khusus hanya dari petani jambu mete organik, yaitu di Desa Ile Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, dan Desa Rowa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Pasalnya, di kawasan Flores hingga Lembata dan Alor, petani jambu mete sampai saat ini yang bersertifikat organik dengan standar internasional baru di Flores Timur, Nagekeo, dan Sikka.