Rabu, 26 November 2014

News / Regional

Tujuh Pasang Calon Maju dalam Pilgub Lampung 2008

Selasa, 8 Juli 2008 | 20:26 WIB

BANDAR LAMPUNG, SELASA - Komisi Pemilihan Umum Daerah Lampung akhirnya menetapkan tujuh pasang calon gubernur akan maju dalam Pemilihan Gubernur Lampung pada 3 September 2008. Ketujuh pasang calon gubernur tersebut merupakan pasangan terbanyak di Indonesia dalam pilkada sepanjang 2008 yang terdiri atas lima pasang calon dari partai politik atau gabungan partai politik dan dua pasang dari calon perseorangan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung, Ch Gultom usai acara penetapan pasangan calon Gubernur Lampung periode 2009-2014 di kantor KPUD Lampung, Selasa (8/7) mengatakan, berdasarkan verifikasi yang dilakukan KPUD Lampung, terutama menyangkut syarat-syarat administrasi dan syarat dukungan suara bagi calon perseorangan, ketujuh pasangan calon yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran, berkas administrasi, dan syarat dukungan lolos untuk maju dalam Pilkada 3 September 2008.

Lima pasang calon gubernur yang berasal dari partai politik atau diusung oleh gabungan partai politik yaitu pasangan M Alzier Dianis Thabranie-Bambang Sudibyo dari Partai Golkar-PPP, Sjachroedin ZP-MS Joko Umar Said dari PDIP dan beberapa partai kecil, Oemarsono-Thomas Azis Riska, Zulkifli Anwar-Akhmadi Sumaryanto dari PKSPAN, dan Andi Achmad Sampurnajaya-M Suparjo dari Partai Demokrat-PBR. Sedangkan dua pasangan calon gubernur dari jalur perseorangan adalah Muhajir Utomo-Andi Arif (JIRAN) dan Sofjan Jacoeb-Bambang Waluyo Utomo.

Khusus pasangan JIRAN, pasangan yang mendapat simpati luas dari masyarakat Lampung tersebut sempat diminta untuk memperbaiki dukungan suara. Itu karena dari 292.392 dukungan suara minimal yang seharusnya diperoleh, JIRAN hanya mendapat dukungan suara resmi dan sah sesuai verifikasi faktual sebanyak 164.931 suara.

KPUD Lampung memberi waktu bagi JIRAN untuk memperbaiki dan menambah dukungan hingga 7 Juli 2008. "Pada penetapan pasangan calon gubernur, JIRAN lolos dengan tambahan dukungan suara 182.850 suara sah," ujar Gultom.

Dengan penetapan tersebut, lanjut Gultom, KPUD Lampung mengundang ketujuh pasangan calon untuk datang pada acara penetapan nomor urut pasangan calon. Acara pengambilan dan penetapan nomor urut akan berlangsung Kamis (10/7) di sebuah hotel di Bandar Lampung.

Dalam agenda pilkada di Indonesia 2008, calon pasangan Gubernur Lampung merupakan calon pasangan calon terbanyak. "Selain itu, majunya pasangan calon perseorangan juga merupakan pasangan calon yang pertama di Indonesia dari jalur perseorangan," ujar Gultom.

Lebih lanjut Gultom mengungkapkan, penetapan tujuh pasang calon tersebut sekaligus memastikan pemilihan Gubernur Lampung akan dilakukan dalam dua putaran. Putaran pertama akan dilakukan pada 3 September 2008 dan putaran kedua akan dilakukan pada 3 November 2008.

Konsekuensi dua putaran, kata Gultom, KPUD Lampung akan menghadapi kesulitan anggaran. Untuk pilkada putaran pertama KPUD Lampung memperoleh anggaran Rp 95,8 miliar. Untuk putaran kedua, KPUD Lampung belum bisa memastikan besaran anggaran. "Saat ini kami sudah mengusulkan penambahan anggaran pilkada ke biro perekonomian provinsi namun belum dibahas," ujarnya.


Editor :