Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemilik Burj Khalifa Temui Prabowo, Ingin Bangun Pariwisata Indonesia

Kompas.com - 27/05/2024, 16:58 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Ardito Ramadhan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menerima pemilik gedung pencakar langit Burj Khalifa Dubai, Mohamed Alabbar, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024).

Pendiri Emaar Properties itu datang menemui Prabowo bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Mohamed Alabbar dan Erick Thohir yang menumpangi satu mobil tiba di Kantor Kemenhan sekira pukul 13.44 WIB dan disambut Plt Sekretaris Jenderal Kemenhan Marsdya (Purn) Donny Ermawan Taufanto.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam, Prabowo mengaku membahas peningkatan pariwisata bersama Mohammad Alabbar dan Erick Thohir.

Baca juga: Konglomerat Properti Pemilik Burj Khalifa Dubai Kunjungi IKN, Ditemani Erick Thohir

“Beliau (Alabbar) salah satu pengusaha yang sangat besar di Emirates. Beliau bergerak di bidang pariwisata, punya ratusan hotel dan beliau sangat antusias datang ke Indonesia,” kata Prabowo kepada awak media usai pertemuan.

Prabowo menyampaikan bahwa pengusaha asal Uni Emirat Arab itu ingin berinvestasi di Indonesia.

“Beliau menyampaikan hasrat yang sangat besar untuk masuk ke Indonesia, untuk membangun pariwisata kita. Beliau sangat yakin bahwa pariwasata kita bisa meningkat luar biasa,” ujar Prabowo.

Kepada Prabowo, Alabbar juga mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sangat ramah dan sopan.

Baca juga: Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Bergizi Gratis

Sebelum bertemu Prabowo, Alabbar telah berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Minggu (26/5/2024) bersama Erick Thohir dan Kepala Otorita IKN Bambang Susantoro.

Namun, Prabowo membantah dirinya dan Alabbar membahas secara khusus soal IKN dalam pertemuan hari ini.

“Tadi kami bicara secara umum, beliau bergerak di bidang pariwisata, fokus beliau di bidang pariwisata,” kata Prabowo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Nasional
Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Nasional
8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

Nasional
Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Nasional
Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Nasional
Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Nasional
Lapas di Indonesia 'Overcrowded', Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Lapas di Indonesia "Overcrowded", Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Nasional
KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Nasional
Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Sebut Lapas 'Overcrowded' karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Sebut Lapas "Overcrowded" karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Nasional
Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Nasional
Kasus 'Vina Cirebon' Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Kasus "Vina Cirebon" Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

Nasional
Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com