Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berbaret Merah Kopassus, KSAD Tinjau Kesiapan Prajurit Ikuti Lomba Tembak AARM

Kompas.com - 19/10/2022, 11:46 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman meninjau kesiapan prajurit yang akan mengikuti lomba tembak bertajuk ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-30 di Markas Group I Kopassus, Serang, Banten, Selasa (18/10/2022).

Dalam kegiatan ini, Dudung yang mengenakan baret merah Kopassus berkesempatan mencoba beberapa materi lomba seperti pistol dan karabin.

Dudung juga memberikan motivasi kepada anggota tim untuk meningkatkan morel prajurit.

“Tadi saya sudah cek latihan dan dukungan kalian sudah terpenuhi. Kalian sudah bagus, ini harus dipertahankan karena kalian membawa nama TNI Angkatan Darat dan negara dalam lomba ini,” ujar Dudung dalam keterangan tertulis Dispenad, Selasa.

Baca juga: Di Tulungagung, KSAD Dudung Instruksikan Babinsa Cermati Kesulitan Warga

Adapun lomba tahun ini digelar di Vietnam pada 7-8 November 2022.

TNI AD akan mengirimkan tim yang terdiri dari 25 orang prajurit terbaik untuk unjuk kemampuan di kancah regional.

Dudung berpesan agar para petembak memanfaatkan waktu yang ada dengan latihan sebaik mungkin.

Baca juga: Lulus Pendidikan, 149 Prajurit Sandang Baret Merah Kopassus

Ia juga mengingarkan supaya prajurit menjaga dan memelihara kesehatan sehingga pada perlombaan nanti dapat memberikan kemampuan dan menunjukkan prestasi terbaik.

“Ajang ini merupakan suatu kebanggaan bagi kalian, apapun hasilnya yang penting kalian sudah bekerja keras dan berlatih semaksimal mungkin,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, TNI AD telah menjadi juara umum 13 kali dari 29 kali penyelenggaraan AARM sebelumnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 8 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 8 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
 PAN Nilai 'Presidential Club' Sulit Dihadiri Semua Mantan Presiden: Perlu Usaha

PAN Nilai "Presidential Club" Sulit Dihadiri Semua Mantan Presiden: Perlu Usaha

Nasional
Gibran Ingin Konsultasi ke Megawati untuk Susun Kabinet, Politikus PDI-P: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo

Gibran Ingin Konsultasi ke Megawati untuk Susun Kabinet, Politikus PDI-P: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo

Nasional
LPAI Harap Pemerintah Langsung Blokir 'Game Online' Bermuatan Kekerasan

LPAI Harap Pemerintah Langsung Blokir "Game Online" Bermuatan Kekerasan

Nasional
MBKM Bantu Satuan Pendidikan Kementerian KP Hasilkan Teknologi Terapan Perikanan

MBKM Bantu Satuan Pendidikan Kementerian KP Hasilkan Teknologi Terapan Perikanan

Nasional
PAN Siapkan Eko Patrio Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

PAN Siapkan Eko Patrio Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

Nasional
Usai Dihujat Karena Foto Starbucks, Zita Anjani Kampanye Dukung Palestina di CFD

Usai Dihujat Karena Foto Starbucks, Zita Anjani Kampanye Dukung Palestina di CFD

Nasional
Kemenag: Jangan Tertipu Tawaran Berangkat dengan Visa Non Haji

Kemenag: Jangan Tertipu Tawaran Berangkat dengan Visa Non Haji

Nasional
'Presidential Club' Dinilai Bakal Tumpang Tindih dengan Wantimpres dan KSP

"Presidential Club" Dinilai Bakal Tumpang Tindih dengan Wantimpres dan KSP

Nasional
Soal Presidential Club, Pengamat: Jokowi Masuk Daftar Tokoh yang Mungkin Tidak Akan Disapa Megawati

Soal Presidential Club, Pengamat: Jokowi Masuk Daftar Tokoh yang Mungkin Tidak Akan Disapa Megawati

Nasional
Gaya Politik Baru: 'Presidential Club'

Gaya Politik Baru: "Presidential Club"

Nasional
Kemenag Rilis Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei 2024

Kemenag Rilis Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei 2024

Nasional
Luhut Minta Orang 'Toxic' Tak Masuk Pemerintahan, Zulhas: Prabowo Infonya Lengkap

Luhut Minta Orang "Toxic" Tak Masuk Pemerintahan, Zulhas: Prabowo Infonya Lengkap

Nasional
PDI-P Yakin Komunikasi Prabowo dan Mega Lancar Tanpa Lewat 'Presidential Club'

PDI-P Yakin Komunikasi Prabowo dan Mega Lancar Tanpa Lewat "Presidential Club"

Nasional
Zulhas: Semua Mantan Presiden Harus Bersatu, Apalah Artinya Sakit Hati?

Zulhas: Semua Mantan Presiden Harus Bersatu, Apalah Artinya Sakit Hati?

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com