Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Jalur Masuk RSD Wisma Atlet yang Wajib Diketahui Pasien Covid-19

Kompas.com - 16/09/2020, 17:24 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sempat dihebohkan dengan viralnya video antrean mobil ambulans yang diduga mengangkut pasien Covid-19.

Antrean tersebut terjadi akibat adanya kedatangan ambulans secara bersamaan pada pukul 20.00 WIB, Selasa (15/9/2020).

Pihak pengelola sebetulnya sudah memetakan jalur pasien di RSD Wisma Atlet.

Berdasarkan pemetaan itu, terdapat pembagian jalur bagi pasien yang akan masuk maupun keluar dari RSD Wisma Atlet.

Baca juga: Penjelasan Pengelola soal Antrean Ambulans di RSD Wisma Atlet

"Saya sampaikan kepada masyarakat, khusus masyarakat DKI, bahwa nanti apabila masuk ke lokasi rumah sakit ini ada pintu utama, dari Rumah Sakit Mitra itu maju sedikit ada masjid, itu pintu utama," ujar Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Brijen TNI Muhammad Saleh Mustafa dalam konferensi pers di BNPB, Rabu (16/9/2020).

Secara detail, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di Tower 6 dan Tower 7.

Untuk bisa memasuki area tersebut, pasien terkonfirmasi positif bisa masuk melalui Jalan HDR Motik kemudian belok kiri melewati Jalan Sunter Kemayoran dan Jalan RDH Keneng Mudatsir.

Sesampainya di Jalan RDH Keneng Mudatsir, pasien positif Covid-19 kemudian belok kiri menuju pintu masuk area Tower 6 dan Tower 7.

Sementara itu, pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) dirawat di Tower 5. Untuk bisa memasuki area ini, pasien bisa mengawali perjalanan melalui Jalan HDR Motik.

Kemudian dilanjutkan belok kiri memasuki Jalan Sunter Kemayoran.

Adapun pintu masuk Tower 5 berada di sebalah kiri Jalan Sunter Kemayoran. Tower 5 berada tak jauh dari Tower 6.

Sedangkan, pintu keluar pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet berada di Jalan RDH Keneng Mudatsir.

Baca juga: Antrean RSD Covid-19 Wisma Atlet Disebut akibat Ambulans yang Datang Meningkat

Saleh berharap, pengaturan jalur ini membuat antrean ambulans dapat terhindarkan.

"Dengan adanya pengaturan jalur ini, diharapkan ke depan tidak ada lagi antrean yang panjang di Rumah Sakit Wisma Atlet," kata Saleh.

Hingga kini, RSD Wisma Atlet tengah merawat 1.740 pasien terkonfirmasi positif.

Jumlah pasien tersebut berdasarkan data terbaru dari Komando Gabungan Wilayah I (Kogabwilhan I) pada pukul 08.00 WIB, Rabu (16/9/2020).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 29 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 29 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Belajar dari Peretasan PDN, Pemerintah Ingin Bangun Transformasi Digital yang Aman dan Kuat

Belajar dari Peretasan PDN, Pemerintah Ingin Bangun Transformasi Digital yang Aman dan Kuat

Nasional
Perubahan Konstruksi Tol MBZ dari Beton ke Baja Disebut Disetujui Menteri PUPR

Perubahan Konstruksi Tol MBZ dari Beton ke Baja Disebut Disetujui Menteri PUPR

Nasional
Ketua RT di Kasus 'Vina Cirebon' Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keterangan Palsu

Ketua RT di Kasus "Vina Cirebon" Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keterangan Palsu

Nasional
Kongkalikong Pengadaan Truk, Eks Sestama Basarnas Jadi Tersangka

Kongkalikong Pengadaan Truk, Eks Sestama Basarnas Jadi Tersangka

Nasional
PKS Klaim Ridwan Kamil Ajak Berkoalisi di Pilkada Jabar

PKS Klaim Ridwan Kamil Ajak Berkoalisi di Pilkada Jabar

Nasional
Eks Pejabat Basarnas Pakai Uang Korupsi Rp 2,5 M untuk Beli Ikan Hias dan Kebutuhan Pribadi

Eks Pejabat Basarnas Pakai Uang Korupsi Rp 2,5 M untuk Beli Ikan Hias dan Kebutuhan Pribadi

Nasional
Penyerang PDN Minta Tebusan Rp 131 Miliar, Wamenkominfo: Kita Tidak Gampang Ditakut-takuti

Penyerang PDN Minta Tebusan Rp 131 Miliar, Wamenkominfo: Kita Tidak Gampang Ditakut-takuti

Nasional
Sebut Anggaran Pushidrosal Kecil, Luhut: Kalau Gini, Pemetaan Baru Selesai 120 Tahun

Sebut Anggaran Pushidrosal Kecil, Luhut: Kalau Gini, Pemetaan Baru Selesai 120 Tahun

Nasional
Kasus Korupsi Pembelian Truk Basarnas, KPK Sebut Negara Rugi Rp 20,4 Miliar

Kasus Korupsi Pembelian Truk Basarnas, KPK Sebut Negara Rugi Rp 20,4 Miliar

Nasional
PDI-P Sebut Hasto Masih Pimpin Rapat Internal Persiapan Pilkada 2024

PDI-P Sebut Hasto Masih Pimpin Rapat Internal Persiapan Pilkada 2024

Nasional
Bawas MA Bakal Periksa Majelis Hakim Gazalba Saleh jika Ada Indikasi Pelanggaran

Bawas MA Bakal Periksa Majelis Hakim Gazalba Saleh jika Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
KPK Tahan Eks Sestama Basarnas Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Truk Angkut Personel

KPK Tahan Eks Sestama Basarnas Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Truk Angkut Personel

Nasional
Bawas MA Telaah Aduan KPK terhadap Majelis Hakim yang Bebaskan Gazalba Saleh

Bawas MA Telaah Aduan KPK terhadap Majelis Hakim yang Bebaskan Gazalba Saleh

Nasional
KPK Sudah Laporkan 3 Hakim yang Putus Bebas Gazalba Saleh ke KY dan Bawas MA

KPK Sudah Laporkan 3 Hakim yang Putus Bebas Gazalba Saleh ke KY dan Bawas MA

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com