Jubir Pemerintah: Tak Semua Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit

Kompas.com - 04/07/2020, 16:12 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan adanya tambahan 1.447 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Namun, Yurianto menegaskan tak semua pasien tersebut dirawat di rumah sakit.

"Penambahan 1.447 kasus baru ini tidak dimaknai seluruhnya masuk rumah sakit," kata Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Yurianto menyebut, tak semua orang pasien Covid-19 itu memiliki gejala klinis berat sehingga mengharuskan mereka dirawat di rumah sakit.

Kebanyakan justru mengalami gejala klinis ringan.

Oleh karena itu, mereka yang memiliki gejala ringan hanya diminta untuk melakukan isolasi mandiri sampai nantinya dinyatakan sembuh.

Baca juga: Misteri Covid-19: Banyak Pasien Positif Tidak Menunjukkan Gejala

"Kita memberikan arahan untuk isolasi mandiri. Ini lah yang jadi penting karena kepatuhan dan kedisiplinan isolasi akan sangat berpengaruh terhadap penularan kasus baru," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yuri pun menyebut saat ini kapasitas rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19 masih sangat besar.

"Tingkat penggunaan tempat tidur di RS untuk Covid-19 hanya terisi 53,50 persen. Artinya kita kurang lebih masih punya separuh kapasitas tempat tidur yang belum diisi," ucapnya.

Adapun total kasus Covid-19 sampai Sabtu hari ini yakni 62.142.

Dari jumlah itu, 28.219 orang dinyatakan sembuh setelah dua kali dites ulang dan hasilnya negatif. Sementara, 3.089 lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.