Kompas.com - 11/02/2020, 22:03 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMMenhub Budi Karya Sumadi usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor

BOGOR, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah berencana memberikan insentif kepada maskapai penerbangan dan hotel untuk menghidupkan pariwisata.

Pariwisata di beberapa daerah seperti Bali menurun lantaran pemerintah menutup penerbangan dari dan ke China akibat menyebarnya virus corona di sana.

Akibatnya, turis China yang hendak ke Bali harus membatalkan perjalanannya dan membuat hotel menjadi sepi.

Namun, pemerintah masih menyiapkan konsepnya untuk direalisasikan.

"Baru konsep, belum ada final keputusan," kata Budi di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Mendagri Sebut Wisata di Bali Tak Terpengaruh Virus Corona

Ia mengaku sudah berbicara dengan beberapa maskapai terkait opsi pemberian insentif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa insentif yang tergambar untuk diberikan ialah subsidi silang dari pemerintah terkait harga tiket.

Selain itu, ada opsi untuk memberikan keringanan pajak bagi hotel agar mereka bisa tak terbebani biaya tetap yang tinggi.

"Kalau kita punya perusahaan, ngitung harga pokoknya berapa. Kalau sejauh ini, mereka akan turun. Kalau rugi sedikit, cross subsidy," ucap Budi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memprediksi kerugian pariwisata Indonesia akibat terhentinya penerbangan dari dan ke China sekitar 4 juta dollar AS.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Jumlah Turis ke Singapura Bakal Anjlok 30 Persen

Diketahui, Indonesia menutup penerbangan dari dan ke China usai menyebarnya virus corona di sana.

"Jadi harus kita data dengan baik. Tetapi kan seperti kita ketahui wsiatawan dari Tiongkok dalam masa setahun ada 2 juta. Kalau dihitung dari segi devisa karena pengeluara rata-rata mereka 1.400 dollar AS, kan berarti hampir 4 juta dollar AS (kita kehilangan) dari China," ujar Wishnu usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Frekuensi Bencana Terus Naik Tiap Tahun, Bahkan Melompat

Jokowi: Frekuensi Bencana Terus Naik Tiap Tahun, Bahkan Melompat

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Panggil Senior Manajer Perumda Pembangunan Sarana Jaya

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Panggil Senior Manajer Perumda Pembangunan Sarana Jaya

Nasional
Menko PMK: Ada 1.500 Kejadian Bencana Sepanjang Tahun 2021

Menko PMK: Ada 1.500 Kejadian Bencana Sepanjang Tahun 2021

Nasional
KPK: Tuntutan 11 Tahun Penjara terhadap Juliari Sesuai Fakta Persidangan

KPK: Tuntutan 11 Tahun Penjara terhadap Juliari Sesuai Fakta Persidangan

Nasional
Pemangkasan Vonis Djoko Tjandra, Antiklimaks dari Kisah Penangkapan yang Monumental

Pemangkasan Vonis Djoko Tjandra, Antiklimaks dari Kisah Penangkapan yang Monumental

Nasional
Periksa 3 Tersangka Kasus Munjul, KPK Dalami Negosiasi Pembayaran dari Pembanguan Sarana Jaya

Periksa 3 Tersangka Kasus Munjul, KPK Dalami Negosiasi Pembayaran dari Pembanguan Sarana Jaya

Nasional
Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Panggil 3 Anggota DPRD Jabar

Nasional
Pusako: Tuntutan Hukuman 11 Tahun Eks Mensos Juliari Jauh dari Minimal, Seharusnya Seumur Hidup

Pusako: Tuntutan Hukuman 11 Tahun Eks Mensos Juliari Jauh dari Minimal, Seharusnya Seumur Hidup

Nasional
Masyarakat Kembali Diimbau Waspadai Penipuan Mengatasnamakan KPK

Masyarakat Kembali Diimbau Waspadai Penipuan Mengatasnamakan KPK

Nasional
DPR Minta Pemerintah Percepat Distribusi Vaksin Covid-19 hingga ke Kampung dan Pedalaman

DPR Minta Pemerintah Percepat Distribusi Vaksin Covid-19 hingga ke Kampung dan Pedalaman

Nasional
Luhut Usulkan 4 Langkah untuk Tekan Angka Kematian akibat Covid-19

Luhut Usulkan 4 Langkah untuk Tekan Angka Kematian akibat Covid-19

Nasional
TNI Diminta Benahi Cara Pandang Personel terhadap Rasialisme

TNI Diminta Benahi Cara Pandang Personel terhadap Rasialisme

Nasional
Menko PMK: Sudah Waktunya Informasi BMKG Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

Menko PMK: Sudah Waktunya Informasi BMKG Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

Nasional
Asuh Anak Tidak Hanya Tugas Ibu, Menteri PPPA Ingatkan Orangtua Perlu Kompak

Asuh Anak Tidak Hanya Tugas Ibu, Menteri PPPA Ingatkan Orangtua Perlu Kompak

Nasional
Jokowi Minta BMKG Edukasi Warga Agar Tak Mudah Termakan Hoaks soal Bencana

Jokowi Minta BMKG Edukasi Warga Agar Tak Mudah Termakan Hoaks soal Bencana

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X