Pemilihan Staf Khusus Wapres Tak Ada Campur Tangan Jokowi

Kompas.com - 25/11/2019, 14:46 WIB
Maruf Amin saat berpidato di acara pemberian penghargaan keterbukaan informasi publik Dokumentasi Kementrian PANRBMaruf Amin saat berpidato di acara pemberian penghargaan keterbukaan informasi publik

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi memastikan, pemilihan 8 staf khusus Wakil Presiden tidak berdasarkan campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tidak (ada campur tangan Presiden). Presiden sepenuhnya memberikan kewenangan soal ini kepada Wakil Presiden, dan relatif cukup cepat, begitu diajukan saya kira tidak lebih dari seminggu SK sudah turun," kata Masduki di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

Masduki mengatakan, proses seleksi dan pemilihan staf khusus tersebut dilakukan oleh Wapres Ma'ruf Amin sendiri yang dikonsultasikan kepada sejumlah pihak, antara lain Sekretariat Wakil Presiden.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Tunjuk 8 Orang Staf Khusus

Adapun 8 staf khusus tersebut didominasi dari kalangan Nahdatul Ulama (NU) dengan latar bidang yang berbeda-beda.

Mereka adalah mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir; Staf khusus sejak era Wapres Jusuf Kalla yang akan membidangi masalah hukum, Satya Arinanto.

Kemudian mantan staf khusus Kementerian Pertanian Sukriansyah S Latief, Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lukmanul Hakim, Ketua Harian PBNU Muhammad Imam Aziz, Ketua Harian PBNU Robikin Emhas.

Baca juga: 7 Staf Khusus Presiden Dinilai Bebani Anggaran Negara Lebih Besar

Selanjutnya Masduki Baidlowi dan Guru Besar Hukum Islam UIN Jakarta Masykuri Abdillah.

"Mereka mulai bertugas dari hari ini dan disepakati setiap Selasa siang ada rapat koordinasi dan sebelumnya pada rapat itu selalu ada isu-isu strategis yang dibahas," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X