Real Count TKN Data 55,8 Persen: Jokowi-Ma'ruf Unggul 12,36 Persen

Kompas.com - 30/04/2019, 18:14 WIB
Suasana penghitungan suara yang dilakukan relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf di Jakarta, Senin (29/4/2019). Proses rekapitulasi suara versi TKN memberdayakan anak-anak muda pendukung Jokowi-Maruf. Mereka duduk di depan komputer untuk menginput hasil penghitungan suara dari soft copy dokumen C1 ke dalam sistem. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana penghitungan suara yang dilakukan relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf di Jakarta, Senin (29/4/2019). Proses rekapitulasi suara versi TKN memberdayakan anak-anak muda pendukung Jokowi-Maruf. Mereka duduk di depan komputer untuk menginput hasil penghitungan suara dari soft copy dokumen C1 ke dalam sistem.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional ( TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali mengumumkan perkembangan penghitungan suara  real count Pemilihan Presiden 2019 yang dilakukan pihaknya.

Hingga Selasa (30/4/2019) sore, TKN mengklaim, berdasarkan penghitungan mereka, Jokowi-Ma'ruf unggul 12,36 persen daripada paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Hasil real count kami pada pukul 14.33 WIB ini perolehan suara Jokowi-Ma'ruf itu 56,18 persen sementara Prabowo-Sandiaga 43,82 persen," ujar Direktur Komunikasi Politik TKN, Usman Kansong di Posko Cemara, Jalan Cemara, Selasa (30/4/2019).

Baca juga: Real Count TKN Data 40 Persen: Jokowi-Maruf 57,41 Persen, Prabowo-Sandi 42,59 Persen

Usman mengatakan, perolehan suara itu berasal dari data dokumen C1 yang masuk ke sistem real count TKN Jokowi-Ma'ruf.

Data yang masuk sudah mencapai 55,8 persen, tepatnya dari 453.833 tempat pemungutan suara (TPS).

Usman menyebutkan, perolehan suara ini sudah stabil. Selain itu, kisarannya juga tidak berbeda jauh dengan hasil quick count lembaga survei dan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: PDI-P: Hasil Real Count KPU Semakin Stabil, Tunjukan Keunggulan Jokowi-Maruf

"Kalau pun berubah naik turunnya itu kurang dari 1 persen," ujar Usman.

Meski mengantongi data perolehan suara berdasarkan penghitungan internal, TKN tetap mengajak masyarakat untuk menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan KPU pada 22 Mei 2019.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPJS Kesehatan Gelar Lomba Vlog Edukasi Protokol Kesehatan untuk FKTP

BPJS Kesehatan Gelar Lomba Vlog Edukasi Protokol Kesehatan untuk FKTP

Nasional
Istana Bantah Pemerintah Bayar Artis untuk Promosikan RUU Cipta Kerja

Istana Bantah Pemerintah Bayar Artis untuk Promosikan RUU Cipta Kerja

Nasional
Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka di 2 Kasus

Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka di 2 Kasus

Nasional
Formappi Dorong Tes Covid-19 Bagi Penyelenggara Pilkada 2020

Formappi Dorong Tes Covid-19 Bagi Penyelenggara Pilkada 2020

Nasional
Jelang HUT ke-75, Wapres: Kita Harus Semangat Hadapi Covid-19

Jelang HUT ke-75, Wapres: Kita Harus Semangat Hadapi Covid-19

Nasional
PKPU Pilkada 2020 Dinilai Belum Tuntas Atur Potensi Penyimpangan Protokol Kesehatan

PKPU Pilkada 2020 Dinilai Belum Tuntas Atur Potensi Penyimpangan Protokol Kesehatan

Nasional
Sudah Tersangka, Pinangki Sirna Malasari Masih Berstatus Jaksa

Sudah Tersangka, Pinangki Sirna Malasari Masih Berstatus Jaksa

Nasional
Sebaran 2.307 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Sebaran 2.307 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
Jelang HUT Ke-75 RI, Wapres Minta Lebih Banyak Bersyukur akan Kemerdekaan

Jelang HUT Ke-75 RI, Wapres Minta Lebih Banyak Bersyukur akan Kemerdekaan

Nasional
Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2021

Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2021

Nasional
Massa Unjuk Rasa Buruh Berhasil Audiensi dengan Perwakilan Kemenaker Minta RUU Cipta Kerja Dihentikan

Massa Unjuk Rasa Buruh Berhasil Audiensi dengan Perwakilan Kemenaker Minta RUU Cipta Kerja Dihentikan

Nasional
Digelar Sederhana dan Empati, Sidang Tahunan MPR Dapat Apresiasi

Digelar Sederhana dan Empati, Sidang Tahunan MPR Dapat Apresiasi

Nasional
Jokowi: Defisit Anggaran 2021 Diperkirakan Rp 971,2 Triliun

Jokowi: Defisit Anggaran 2021 Diperkirakan Rp 971,2 Triliun

Nasional
Ketua DPR: Pemulihan Ekonomi Nasional Arahkan Bantu Pelaku UMKM dan Padat Karya

Ketua DPR: Pemulihan Ekonomi Nasional Arahkan Bantu Pelaku UMKM dan Padat Karya

Nasional
Jokowi Harap Omnibus Law Perpajakan Mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Jokowi Harap Omnibus Law Perpajakan Mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X