Tiba di Sorong, Mobil Jokowi Langsung Diserbu Warga

Kompas.com - 01/04/2019, 20:34 WIB
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo diserbu warga saat baru saja tiba di Sorong, Papua Barat, Senin (1/3/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinCalon presiden nomor urut 01 Joko Widodo diserbu warga saat baru saja tiba di Sorong, Papua Barat, Senin (1/3/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

SORONG, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo melanjutkan agenda kampanye terbuka di Sorong, Papua Barat, Senin (1/3/2019).

Pantauan Kompas.com, Jokowi tiba di Bandara Domine Eduard Osok, sekitar pukul 21.40 WIT. Saat meninggalkan area bandara, iring-iringan kendaraan yang membawa Jokowi dan rombongan langsung diserbu warga.

Warga memang sudah menunggu kedatangan Jokowi dan berkumpul di area bandars sejak pukul 19.00 WIT.

Begitu menyadari ketibaan capres petahana itu, mereka langsung mengerumuni mobil Jokowi dan memintanya keluar dari mobil.

Baca juga: Mantan Kapolsek Pasirwangi Cabut Keterangan soal Kapolres Garut Perintahkan Menangkan Jokowi

"Turun, turun, turun," kata warga kompak.

Jokowi awalnya hanya memperlambat laju kendaraannya sambil menyalami dan menyapa warga dari dalam mobil. Namun, lama kelamaan akhirnya Jokowi keluar dari mobilnya.

Selain menyalami dan berfoto bersama, Jokowi juga membagi-bagikan kaos kepada warga yang hadir.

Setelah sekitar 20 menit meladeni antusiasnya warga, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Aimas Convention Center untuk melakukan kampanye. Sepanjang perjalanan banyak juga warga yang berkumpul dan menyambut kedatangan Jokowi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK Harap Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet Aktifkan Kegiatan Olahraga

Menko PMK Harap Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet Aktifkan Kegiatan Olahraga

Nasional
Pengamat: Tantangan Gibran, Mengulang 'Success Story' Jokowi

Pengamat: Tantangan Gibran, Mengulang "Success Story" Jokowi

Nasional
KPK Panggil 3 Saksi Terkait Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai di Bintan

KPK Panggil 3 Saksi Terkait Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai di Bintan

Nasional
'Belum Semua Tenaga Kesehatan Divaksin, Sekarang Diberikan ke Tahanan KPK'

"Belum Semua Tenaga Kesehatan Divaksin, Sekarang Diberikan ke Tahanan KPK"

Nasional
Satgas Covid-19 Ingatkan Pentingnya Peran Komunitas Masyarakat dalam Akhiri Pandemi

Satgas Covid-19 Ingatkan Pentingnya Peran Komunitas Masyarakat dalam Akhiri Pandemi

Nasional
Sebut Nasdem Punya Komunikasi Baik dengan PKS, Mardani: Masih Panjang Menuju 2024

Sebut Nasdem Punya Komunikasi Baik dengan PKS, Mardani: Masih Panjang Menuju 2024

Nasional
KSAD Naikkan Pangkat 12 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

KSAD Naikkan Pangkat 12 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

Nasional
Ini Beda Vaksinasi Gotong Royong dengan Vaksinasi Program Pemerintah

Ini Beda Vaksinasi Gotong Royong dengan Vaksinasi Program Pemerintah

Nasional
Nasdem Bakal Gelar Konvensi, Raja Juli: PSI Sudah Deklarasikan Giring Capres

Nasdem Bakal Gelar Konvensi, Raja Juli: PSI Sudah Deklarasikan Giring Capres

Nasional
WHO Yakin Pandemi Berakhir pada 2022, Istana: Kalau Bisa Secepatnya

WHO Yakin Pandemi Berakhir pada 2022, Istana: Kalau Bisa Secepatnya

Nasional
Sejak Rapid Test hingga Vaksinasi, DPR Dinilai Tak Peduli Rakyat Terdampak Covid-19

Sejak Rapid Test hingga Vaksinasi, DPR Dinilai Tak Peduli Rakyat Terdampak Covid-19

Nasional
Menko PMK Yakin PPKM Mikro Mampu Percepat Penanganan Covid-19

Menko PMK Yakin PPKM Mikro Mampu Percepat Penanganan Covid-19

Nasional
Menko PMK Imbau Perusahaan Turut Serta Dukung Penanganan Stunting

Menko PMK Imbau Perusahaan Turut Serta Dukung Penanganan Stunting

Nasional
Wakil Ketua DPR Sebut Kompeks Parlemen Zona Merah, Perlu Vaksinasi Covid-19

Wakil Ketua DPR Sebut Kompeks Parlemen Zona Merah, Perlu Vaksinasi Covid-19

Nasional
Penembakan di Cengkareng, TNI-Polri Diminta Tak Lagi Biarkan Pelanggaran PPKM

Penembakan di Cengkareng, TNI-Polri Diminta Tak Lagi Biarkan Pelanggaran PPKM

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X