Dukungan Demokrat Penuh Meski SBY Tak Hadir Dampingi Pendaftaran Prabowo-Sandi

Kompas.com - 10/08/2018, 14:16 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menandatangani berkas terkait pengusungan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Abror RizkiKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menandatangani berkas terkait pengusungan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut, tidak hadirnya Ketua Umum partainya, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY), ke gedung Komisi Pemilihan Umum ( KPU) mendampingi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendaftar capres-cawapes lantaran Partai Demokrat diwakili oleh pengurus lainnya.

"Kan sudah diwakili oleh beberapa pengurus, ada Sekjen (Sekretaris Jenderal) Hinca (Panjaitan), Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), saya," kata Syarief di gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: SBY Disebut Sempat Kecewa Dirinya Tak Diberitahu tentang Penunjukan Sandiaga

Meski SBY tak hadir ke KPU, Syarief menegaskan, dukungan telah diberikan kepada pasangan Prabowo-Sandiaga dan dibawa oleh AHY.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Kantor DPP Demokrat, Senin (30/10/2017).KOMPAS.com/IHSANUDDIN Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Kantor DPP Demokrat, Senin (30/10/2017).

Syarief pun mengklaim Partai Demokrat mendukung penuh pasangan tersebut.

"Beliau sudah meneken (dukungan) dan dibawa oleh Mas AHY," tuturnya.

Baca juga: AHY dan Ibas Dampingi Pasangan Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU

Kata Syarief, saat ini SBY berada di kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan.

Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diketahui tiba di gedung KPU, untuk mendaftar sebagai bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) sekitar pukul 13.35 WIB.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Nasional
Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Nasional
Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Nasional
Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Nasional
Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Nasional
BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

Nasional
Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Nasional
Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Nasional
Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Nasional
Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Nasional
Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Nasional
Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Nasional
Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Nasional
Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X