Kompas.com - 06/08/2018, 12:13 WIB
Presiden Joko Widodo saat meninjau atlet dan venue Pencak Silat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat meninjau atlet dan venue Pencak Silat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berharap tim nasional cabang olahraga pencak silat mampu meraih medali emas dalam Asian Games 2018.

"Pelatihan ini sudah dalam kurun waktu yang sangat panjang, tiga tahun. Saya berharap, dari cabang olahraga pencak silat ini akan mendulang emas," ujar Jokowi di sela meninjau atlet dan venue pencak silat di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

"Memang di dalam target yang disampaikan oleh Menpora kepada saya, minimal dua emas didapat," lanjut dia.

Baca juga: Jokowi Tinjau Atlet dan Venue Pencak Silat, Prabowo Subianto Tidak Ikut Mendampingi

Meski demikian, Presiden Jokowi yakin kategori pencak silat bisa menyumbang lebih dari dua medali emas.

"Tadi kan diperlihatkan kepada saya. Saya yakin bahwa akan lebih dari dua emas. Saya meyakini itu. Karena pelatihan jangka panjang itu pasti akan menghasilkan," ujar Jokowi.

Presiden pada Senin pagi, meninjau venue Pencak Silat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jokowi: Masak Target Berubah, Enak Saja. Tetap 10 Besar Dong...

Presiden Jokowi beserta rombongan disambut Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Edhy Prabowo.

Adapun, Ketua Umum IPSI Letjen (purnawirawan) Prabowo Subianto tampak tidak hadir di dalam blusukan Presiden tersebut.

Alhasil, Edhy yang mendampingi peninjauan Presiden itu.

Di padepokan, Presiden meninjau atlet berlatih di gedung padepokan utama. Selain itu, Edhy membawa Presiden ke venue pencak silat yang akan digunakan untuk Asian Games 2018.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya dan Kepala BPBD Kolaka Timur Terkait Suap

KPK Tahan Bupati Andi Merya dan Kepala BPBD Kolaka Timur Terkait Suap

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Nasional
Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Nasional
Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

Nasional
Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Nasional
Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Nasional
Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Nasional
Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Nasional
WHO Ingatkan RI Belum Keluar dari Bahaya Covid-19 meski Kasus Turun

WHO Ingatkan RI Belum Keluar dari Bahaya Covid-19 meski Kasus Turun

Nasional
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD yang Terjaring OTT Tiba di KPK

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD yang Terjaring OTT Tiba di KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.