Kompas.com - 09/01/2018, 16:00 WIB
Presiden Joko Widodo di HUT PDI-P ke 44, Selasa (10/1/2017). IhsanuddinPresiden Joko Widodo di HUT PDI-P ke 44, Selasa (10/1/2017).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan menggelar perayaan hari ulang tahun ke-45. Acara akan digelar pada Rabu (10/1/2018) besok pukul 14.00 WIB di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat.

Presiden Joko Widodo dipastikan akan menghadiri acara ini.

"Bapak Presiden Jokowi sudah dikonfirmasi hadir dan akan memberikan sambutannya," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI-P, Selasa (9/1/2018).

Hasto mengatakan, Presiden Jokowi nantinya akan memberikan sambutan tepat setelah pidato oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

"Hanya ada satu pidato dari Ibu Megawati dan setelah itu akan ada sambutan dari Pak Jokowi," kata dia.

Baca juga : Tegaskan Partai Wong Cilik, HUT PDI-P Dirayakan di Lereng 5 Gunung

Hasto menambahkan, dalam HUT ke-45 ini, PDI-P mengangkat tema "Pancasila Bintang Penuntun Indonesia Raya". Ia menegaskan bahwa tema itu diambil untuk kembali mengingatkan akan semangat persatuan dan kesatuan Indonesia ke depan. Diperkirakan ada 3000 kader PDI-P yang hadir.

"Karena kami menyadari Indonesia bersatu terbentuk dalam satu kesatuan dalam sumpah pemuda, dan semangat itulah yang kami kedepankan," ujar dia.

Hasto menuturkan, selain HUT yang berpusat di JCC, pihaknya juga meminta kepada pengurus partai tingkat cabang membuat perayaan serupa bersama-sama masyarakat setempat.

"Pada pagi hari seluruh DPC dan DPD kami instruksikan menyelenggarakan acara HUT disetiap daerahnya masing-masing dan dilakukan di tengah rakyat atau melibatkan seluruh rakyat," kata dia.

Kompas TV Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menggelar rapat untuk membahas bakal calon kepala daerah di Provinsi Jawa Timur.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: Masyarakat Harus Nikmati Buah Perkembangan Ekonomi Digital

Wapres: Masyarakat Harus Nikmati Buah Perkembangan Ekonomi Digital

Nasional
Ketika Mahfud MD Sampaikan Kesulitan Pembuktian Kasus Pelanggaran HAM Berat

Ketika Mahfud MD Sampaikan Kesulitan Pembuktian Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
2 KRI Dijual, Prabowo: Kita Akan Punya 50 Kapal Perang pada 2024

2 KRI Dijual, Prabowo: Kita Akan Punya 50 Kapal Perang pada 2024

Nasional
Resmi Diluncurkan, Aplikasi M-Paspor Kini Bisa Digunakan di Seluruh Indonesia

Resmi Diluncurkan, Aplikasi M-Paspor Kini Bisa Digunakan di Seluruh Indonesia

Nasional
KPK Ganti Istilah OTT, Anggota DPR: Kinerjanya Dibuktikan

KPK Ganti Istilah OTT, Anggota DPR: Kinerjanya Dibuktikan

Nasional
KPK Tak Lagi Pakai Istilah OTT tapi Tangkap Tangan, Ini Alasannya...

KPK Tak Lagi Pakai Istilah OTT tapi Tangkap Tangan, Ini Alasannya...

Nasional
Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Nasional
Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Nasional
Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Nasional
Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Nasional
KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

Nasional
Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Nasional
DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

Nasional
Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Nasional
Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.