Kompas.com - 04/06/2017, 10:27 WIB
Polisi dan petugas gawat darurat menangani korban serangan teror di London Bridge, London, Sabtu malam (3/6/2017).  AFP/DANIEL SORABJIPolisi dan petugas gawat darurat menangani korban serangan teror di London Bridge, London, Sabtu malam (3/6/2017).
EditorSabrina Asril

LONDON, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia di London mengimbau warga negara Indonesia yang berada di Inggris menghindari sejumlah kawasan insiden penyerangan di Jembatan London serta Borough Market dan area Vauxhall.

"Pihak kepolisian (Metropolitan Police) tengah menangani insiden tersebut dan meminta masyarakat untuk menghindari area-area dimaksud," demikian pengumuman di laman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Minggu (4/6/2017).

KBRI London terus memantau perkembangan insiden tersebut dan berkoordinasi dengan otoritas keamanan di London.

(Baca: Serangan Mengerikan di London Brigde dan Borough Market)

Kedutaan juga meminta warga Indonesia yang berada di negara itu meningkatkan kewaspadaan, dan menyediakan nomor +44 7881221235 untuk melayani warga yang terdampak insiden penyerangan itu.

Reuters mewartakan penuturan beberapa saksi yang melihat satu mobil van menyeruduk beberapa pejalan kaki di London Bridge pada Sabtu. Setelah insiden itu, setidaknya ada 20 orang yang dibawa ke rumah sakit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X