Kompas.com - 30/05/2017, 21:03 WIB
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo sangat mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengungkap adanya praktik suap di kementeriannya.

Ia akan membuka akses seluasnya kepada KPK untuk masuk ke kementeriannya untuk bersih-bersih.

"Saya buka kepada KPK, untuk mengaudit kapan saja kementerian saya. Bahkan tanpa persetujuan saya," ujar Eko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

(Baca: KPK Yakin Kasus Suap Auditor BPK dan Kemendes Libatkan Banyak Pihak)

"Tujuannya bukan untuk nangkap orang. Tujuannya adalah supaya masing-masing hati-hati. Karena sekarang akses KPK dibuka seluas-luasnya, maka kalau ada yang main-main, peluang tertangkap lebih besar," lanjut dia.

Bahkan, jika KPK membutuhkan keterangan dirinya dalam perkara dugaan suap dua anak buahnya, Eko pun berkomitmen siap bekerja sama.

(Baca: Auditor Ditangkap KPK, BPK Buka Peluang Audit Ulang Kemendes)

"Kami harus dukung proses hukum di KPK. Termasuk saya pun jika diminta keterangan atau mau disidik, saya welcome, silahkan," ujar Eko.

Diberitakan sebelumnya, penyidik KPK menangkap tangan sebuah aksi suap yang melibatkan oknum Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dengan BPK.

(Baca: KPK Menduga Dirjen di Kemendes "Patungan" untuk Menyuap Auditor BPK)

KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Keempatnya, yakni Inspektur Jenderal Kemendes Sugito, pejabat Eselon III Kemendes Jarot Budi Prabowo, pejabat Eselon I Badan Pemeriksa Keuangan Rachmadi Saptogiri, dan Auditor BPK Ali Sadli.

Dua pejabat Kemendes PDTT tersebut diduga memberikan suap terhadap pejabat dan auditor BPK terkait pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh BPK RI terhadap laporan keuangan Kemendes PDTT tahun anggaran 2016.

Kompas TV 3 Ruangan di Kantor Kemendes Masih Disegel KPK
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.