Malaysia Deportasi 103 TKI Ilegal Via Nunukan

Kompas.com - 15/11/2014, 00:39 WIB
Petugas PB3TKI Nunukan mengambil data TKI yang dideportasi Pemerintah Malaysia. Jumat 14/11/2014 Pemerintah Malaysia mendeportasi 103 TKI ilegal melalui Pelabuhan Tunontaka Nunukan. KOMPAS.com/SUKOCOPetugas PB3TKI Nunukan mengambil data TKI yang dideportasi Pemerintah Malaysia. Jumat 14/11/2014 Pemerintah Malaysia mendeportasi 103 TKI ilegal melalui Pelabuhan Tunontaka Nunukan.
|
EditorHindra Liauw
NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia mendeportasi 103 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal melalui Pelabuhan Tunontaka Nunukan Kalimantan Utara. Mereka tiba di Pelabuhan Tunontaka Nunukan, Jumat (14/11/2014) malam.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan, Sigit Triwibawanto, mengatakan, para TKI tersebut dideportasi dipastikan melanggar dokumen keimigrasian.

“Biasanya melanggar keimigrasian. Dari 103 ini, tidak ada yang minta dipulangkan ke daerah asal mereka. Mereka sudah ada yang menjamin. Biasanya ada yang dari Malaysia telepon minta tolong keluarga di Nunukan untuk dijaminkan. Mereka kirim uang untuk mengurus kepulangan kembali mereka ke Malaysia.” Ujar Triwibawanto, Jumat.

Maria Tappe dan Kasma Beddu, dua TKI ilegal yang dideportasi, mengaku telah bekerja di perusahaan sawit Suntian Orico Lahad Datu Malayisia selama tiga tahun. Mereka tertangkap Police Malaysia saat berbelanja di pasar swalayan. Padahal mereka membawa surat cuti saat berbelanja. Surat cuti merupakan pengganti pasport saat mereka keluar dari lingkungan perusahaan yang menjamin keberadaan mereka di Malaysia.

“Saya ditangkap tanggal 8 September. Kami ditangkap police lagi belanja, padahal kami membawa surat cuti. Surat cuti berlaku satu hari saja untuk berbelanja. Mereka mengatakan, nomor paspor kami tidak tercatat dalam surat cuti. Kami ada paspor dan masih berlaku hingga 2015. Konsul juga tanya waktu datang tapi cuma sekejap saja karena malam,” ujar Maria Tappe.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X