Redaktur "Obor Rakyat" Pasrah jika Kena Sanksi

Kompas.com - 03/07/2014, 15:31 WIB
Pengasuh pondok pesantren Al Falah Kabupaten Jember, Jawa Timur, KH Imam Haramain, menunjukkan kiriman tabloid obor rakyat edisi pertama hingga ketiga, Selasa (17/6/2014) KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPengasuh pondok pesantren Al Falah Kabupaten Jember, Jawa Timur, KH Imam Haramain, menunjukkan kiriman tabloid obor rakyat edisi pertama hingga ketiga, Selasa (17/6/2014)
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Redaktur tabloid Obor Rakyat Darmawan Sepriyossa yakin media tempatnya bekerja saat ini akan menjatuhkan sanksi kepadanya karena terlibat dalam pembuatan Obor Rakyat. Ia mengaku akan menjalani konsekuensi tersebut dengan legawa.

"Que sera sera deh, apa pun yang terjadi saya tinggal menjalani dan mengambil hikmahnya," ujar Darmawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Untuk diketahui, saat ini Darmawan berprofesi sebagai redaktur pelaksana portal berita Inilah.com. Darmawan tidak ingin mengambil pusing atas kebijakan jajaran redaksi terhadapnya.

"Kalau berkaitan dengan sesuatu yang kurang mengenakan, saya biasanya tidak ingin berpikir," ujarnya.

Untuk Obor Rakyat edisi selanjutnya, Darmawan belum tahu apakah dirinya akan kembali dilibatkan oleh Setiyardi Budiono selaku Pemimpin Redaksi untuk menulis lagi atau tidak. Ia pun belum memutuskan apakah dirinya akan bergabung jika ajakan itu mampir lagi padanya.

"Sekarang Obor lagi 'dipingsankan' oleh Setiyardi. Kalau sebelum launching saya masih diminta bergabung, saya pertimbangkan kembali apakah ikut atau tidak," kata Darmawan.

Darmawan mengatakan, kedatangannya hari ini merupakan kelanjutan pemeriksaan pertamanya, Rabu (2/7/2014). Selama pemeriksaan, imbuhnya, penyidik memberinya sekitar 50 pertanyaan.

"Pemeriksaan seputar isi konten. Sumber data konten termasuk salah satunya," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD Tolak Tawaran Bantuan Dubes AS untuk Atasi Persoalan Natuna

Mahfud MD Tolak Tawaran Bantuan Dubes AS untuk Atasi Persoalan Natuna

Nasional
Bamsoet Nilai Banjir Jakarta Bawa Hikmah, Minimal Saling Kenal Tetangga

Bamsoet Nilai Banjir Jakarta Bawa Hikmah, Minimal Saling Kenal Tetangga

Nasional
Bamsoet Minta Golkar Hati-hati Usung Calon pada Pilkada 2020

Bamsoet Minta Golkar Hati-hati Usung Calon pada Pilkada 2020

Nasional
Jokowi Ingatkan Yasonna, Ketua MPR: Itu Berlaku untuk Semua Pejabat

Jokowi Ingatkan Yasonna, Ketua MPR: Itu Berlaku untuk Semua Pejabat

Nasional
Golkar Sebut Penyederhanaan Partai di Parlemen Penting Dilakukan

Golkar Sebut Penyederhanaan Partai di Parlemen Penting Dilakukan

Nasional
Masjid Agung Demak dan Pengaruh Tionghoa...

Masjid Agung Demak dan Pengaruh Tionghoa...

Nasional
Mahfud MD Akan ke Malaysia, Bahas Penculikan WNI oleh Abu Sayyaf

Mahfud MD Akan ke Malaysia, Bahas Penculikan WNI oleh Abu Sayyaf

Nasional
Cerita Menhan Malaysia Naik Pesawat Buatan RI ke Jakarta, Penerbangan Jadi Lebih Lama

Cerita Menhan Malaysia Naik Pesawat Buatan RI ke Jakarta, Penerbangan Jadi Lebih Lama

Nasional
Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

Ketua MPR Minta BPK Audit Menyeluruh Jiwasraya, Asabri, hingga BPJS

Nasional
Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

Menurut Mahfud MD, Indonesia dan Malaysia Sama-sama Ingin Jadi Negara Islami

Nasional
Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

Bamsoet: Kita Hindari Pansus Jiwasraya untuk Kurangi Kegaduhan

Nasional
Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

Bambang Widjojanto Nilai Kenaikan Indeks Persepsi Korupsi Mesti Dilihat Hati-hati

Nasional
PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

PDI-P: Hari Raya Imlek sebagai Hari Libur Nasional merupakan Ekspresi Semangat Kebangsaan

Nasional
Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Nasional
Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X