Pakar Pencucian Uang: Modus Cuci Uang Melalui Artis Tak Efektif

Kompas.com - 15/02/2014, 11:54 WIB
Artis Jennifer Dunn (dua kiri) didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea saat keluar dari Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (14/2/2014). Jennifer usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pencucian uang yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Sebelumnya KPK telah menyita mobil Toyota Vellfire warna putih B 510 JDC dari kediaman Jennifer.  KOMPAS/HERU SRI KUMORO Artis Jennifer Dunn (dua kiri) didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea saat keluar dari Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (14/2/2014). Jennifer usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pencucian uang yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Sebelumnya KPK telah menyita mobil Toyota Vellfire warna putih B 510 JDC dari kediaman Jennifer.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Garnasih menilai, modus pencucian uang melalui artis tidak akan efektif. Menurut Yenti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tak akan kesulitan untuk mendeteksinya. Belakangan, sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang diketahui mengalirkan dananya yang diduga bagian dari upaya melakukan pencucian uang.

Terakhir, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan sengketa Pilkada Lebak dan tindak pidana pencucian uang, diduga melakukan pencucian uang melalui sejumlah artis.

“Saya kira sama saja, mau ke artis atau ke anak istrinya, atau ke presiden sekali pun sama saja. Buktinya sekarang kan sudah terungkap sekarang modus pencucian uang Wawan ini,” kata Yenti,  saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (15/2/2014).

Pasalnya, menurut Yenti, pemberian uang atau barang kepada artis juga tetap bisa dideteksi melalui cara transaksinya. Selama transaksi dilakukan dengan cara konvensional, maka transaksi tersebut bisa dideteksi dengan mudah.

“Misalnya untuk memberi mobil, kan ada yang transaksinya langsung diberikan, atau ada yang melalui showroom. Semua itu bisa dilacak,” kata Yenti.

Jadi, untuk menyembunyikan pencucian uang dari pelacakan penegak hukum, menurut Yenti, bukan tergantung pada siapa yang dijadikan objek pencucian uang, tetapi bagaimana transaksi pencucian uang itu dilakukan.

Seperti diberitakan, KPK memeriksa Jennifer Jumat, (14/2/2014) terkait kasus dugaan pencucian uang yang menyeret Wawan. Sebelumnya, KPK menyita mobil Toyota Vellfire warna putih B 510 JDC dari kediaman Jennifer di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2014). Selain Jennifer, KPK memanggil model Catherine Wilson untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelapor Harap Dewan Pengawas KPK Nyatakan Firli Bahuri Langgar Etik

Pelapor Harap Dewan Pengawas KPK Nyatakan Firli Bahuri Langgar Etik

Nasional
Nekat Gelar Konser di Pilkada 2020, Apa Sanksinya?

Nekat Gelar Konser di Pilkada 2020, Apa Sanksinya?

Nasional
Anggota DPD Ini Tetap Tolak Pilkada 2020, Minta Keselamatan Jiwa Warga Diutamakan

Anggota DPD Ini Tetap Tolak Pilkada 2020, Minta Keselamatan Jiwa Warga Diutamakan

Nasional
Kemendagri: Ada 9 Provinsi dengan Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Rendah

Kemendagri: Ada 9 Provinsi dengan Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Rendah

Nasional
Pilkada di Tengah Pandemi

Pilkada di Tengah Pandemi

Nasional
KNPA: Rakyat Semakin Kehilangan Ruang Hidup akibat Ekspansi Pemodal

KNPA: Rakyat Semakin Kehilangan Ruang Hidup akibat Ekspansi Pemodal

Nasional
Selain Konser, Ini Sejumlah Kegiatan Kampanye yang Dilarang di Pilkada 2020

Selain Konser, Ini Sejumlah Kegiatan Kampanye yang Dilarang di Pilkada 2020

Nasional
Resmi, KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye Pilkada 2020

Resmi, KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye Pilkada 2020

Nasional
Jaksa Pinangki Mulai Diadili, Ini Fakta-fakta yang Dibeberkan dalam Sidang

Jaksa Pinangki Mulai Diadili, Ini Fakta-fakta yang Dibeberkan dalam Sidang

Nasional
BP2MI Berhasil Selamatkan 4 PMI ABK Korban Eksploitasi di Kapal Ikan Italia

BP2MI Berhasil Selamatkan 4 PMI ABK Korban Eksploitasi di Kapal Ikan Italia

Nasional
Ini Sebaran 60 Titik Demo Serentak Petani Hari Ini, Jakarta hingga Sulawesi Tenggara

Ini Sebaran 60 Titik Demo Serentak Petani Hari Ini, Jakarta hingga Sulawesi Tenggara

Nasional
Pemerintah Tak Lanjutkan Perppu Pilkada, Kemendagri: Revisi PKPU Saja

Pemerintah Tak Lanjutkan Perppu Pilkada, Kemendagri: Revisi PKPU Saja

Nasional
23 September, Kasus Harian Covid-19 Kembali Catatkan Rekor, Klaster Penularan Bertambah

23 September, Kasus Harian Covid-19 Kembali Catatkan Rekor, Klaster Penularan Bertambah

Nasional
Rencana Pembukaan Ibadah Umrah oleh Saudi: Tahapan dan Nasib Jemaah Asal Indonesia

Rencana Pembukaan Ibadah Umrah oleh Saudi: Tahapan dan Nasib Jemaah Asal Indonesia

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | 10 Action Plan Bebaskan Djoko Tjandra

[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | 10 Action Plan Bebaskan Djoko Tjandra

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X