Kompas.com - 11/02/2014, 06:03 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik (kiri, berkaos biru) dan Kepala Bagian Inventarisasi Biro Logistik KPU Susila Herry Prabowo (berbatik merah) saat memantau pencetakan surat suara di PT Gramedia Printing, Minggu (9/2/2014). KOMPAS.com/DEYTRI ARITONANGKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik (kiri, berkaos biru) dan Kepala Bagian Inventarisasi Biro Logistik KPU Susila Herry Prabowo (berbatik merah) saat memantau pencetakan surat suara di PT Gramedia Printing, Minggu (9/2/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com - Pencetakan surat suara untuk Pemilu Legislatif 2014 sudah berjalan. Komisi Pemilihan Umum menargetkan pencetakan di beberapa lokasi tersebut rampung pada pertengahan Februari 2014.

"Pertengahan Februari ini dipastikan surat suara untuk Pileg sudah selesai semuanya," kata anggota KPU Ferry Kurnia Rizkyansyah kepada wartawan di sela-sela pemantauan di PT Titian Ilmu, Jalan Panghegar 8, Mekar Mulya, Bandung, Jawa Barat, Senin (10/2/2014).

Setelah semua surat suara dicetak, kata Ferry, perusahaan percetakan akan langsung mengirimkannya ke KPU kabupaten kota. "Kami tidak akan lagi kirim (surat suara) ke (KPU) provinsi dulu tetapi langsung ke kabupaten kota," ujar dia sembari mengatakan sudah tersedia perangko langsung ke tujuan kabupaten kota.

Pilihan langsung mengirimkan logistik pemilu ini ke KPU kabupaten kota, kata Ferry, adalah untuk mempercepat surat suara sampai ke kabupaten kota. "Setelah sampai, dilakukan penyortiran dulu, takutnya ada surat suara yang rusak," ujar dia.

Menurut Ferry, surat suara dijadwalkan tiba di seluruh kabupaten kota di Indonesia pada H-5 pemungutan suara Pemilu Legislatif 2014. "Jadi H-5 sampai di tingkat PPS dan dipastikan siap," ujar dia.

Pencetakan surat suara berlangsung di beberapa perusahaan yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sepekan ini, jajaran KPU berbagi tugas meninjau proses pencetakan itu.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Mensos Juliari Batubara Didakwa Terima Suap Rp 32 Miliar Terkait Bansos Covid-19

Eks Mensos Juliari Batubara Didakwa Terima Suap Rp 32 Miliar Terkait Bansos Covid-19

Nasional
Saksi Sebut Rizieq Sempat Kelelahan dan Meriang Sebelum Jalani Rapid Test Antigen

Saksi Sebut Rizieq Sempat Kelelahan dan Meriang Sebelum Jalani Rapid Test Antigen

Nasional
Jokowi: Kita Juga Ingin Swasembada, Kita Tak Senang Impor Beras

Jokowi: Kita Juga Ingin Swasembada, Kita Tak Senang Impor Beras

Nasional
PBNU: Takbir Keliling Tak Mungkin Hindari Kerumunan, Sebaiknya Dihindari

PBNU: Takbir Keliling Tak Mungkin Hindari Kerumunan, Sebaiknya Dihindari

Nasional
Dalam Sidang, Dokter RSCM Ungkap Kronologis Hasil Tes Swab Rizieq yang Positif Covid-19

Dalam Sidang, Dokter RSCM Ungkap Kronologis Hasil Tes Swab Rizieq yang Positif Covid-19

Nasional
KPK Harap Perempuan Jadi Agen Perubahan dan Roda Penggerak Pencegahan Korupsi

KPK Harap Perempuan Jadi Agen Perubahan dan Roda Penggerak Pencegahan Korupsi

Nasional
KY Ajak Muhammadiyah Ikut Proses Rekrutmen hingga Pengawasan Calon Hakim Agung

KY Ajak Muhammadiyah Ikut Proses Rekrutmen hingga Pengawasan Calon Hakim Agung

Nasional
Mendikbud Temui Megawati di Teuku Umar, Ini yang Dibahas

Mendikbud Temui Megawati di Teuku Umar, Ini yang Dibahas

Nasional
Jokowi: Pemerintah Sebetulnya Tidak Senang Impor Beras, tetapi...

Jokowi: Pemerintah Sebetulnya Tidak Senang Impor Beras, tetapi...

Nasional
Jokowi: Tak Ada Impor Beras sampai Akhir Tahun, jika Produksi Bagus

Jokowi: Tak Ada Impor Beras sampai Akhir Tahun, jika Produksi Bagus

Nasional
Tiga Tersangka Korupsi Asabri Diduga Cuci Uang Lewat Bitcoin

Tiga Tersangka Korupsi Asabri Diduga Cuci Uang Lewat Bitcoin

Nasional
Dokumen Perjalanan Wajib Dibawa Saat Bepergian di Masa PPKM Mikro, Ini yang Harus Diketahui

Dokumen Perjalanan Wajib Dibawa Saat Bepergian di Masa PPKM Mikro, Ini yang Harus Diketahui

Nasional
Kementerian PPPA dan KPK Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Pencegahan Korupsi

Kementerian PPPA dan KPK Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Pencegahan Korupsi

Nasional
Sidang Kasus Tes Swab, Dokter Sebut Rizieq Shihab Pasien 'Privilege' di RS Ummi Bogor

Sidang Kasus Tes Swab, Dokter Sebut Rizieq Shihab Pasien "Privilege" di RS Ummi Bogor

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Periksa Kepala Satuan Pengawas Internal Perumda DKI

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Periksa Kepala Satuan Pengawas Internal Perumda DKI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X