Century Makin Terkuak

Kompas.com - 26/05/2013, 02:46 WIB
Editor

 

Sukabumi, Kompas - Dari hasil pemeriksaan terhadap mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Washington DC, Amerika Serikat, Komisi Pemberantasan Korupsi mendapat titik terang untuk mengungkap kasus dugaan korupsi pemberian dana talangan ke Bank Century.

Kepada penyidik KPK, Sri Mulyani memberikan keterangan berbeda dari yang pernah dia sampaikan saat kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. ”Kabar yang menggembirakan karena keterangan Sri Mulyani di Amerika Serikat adalah keterangan yang bisa membuka kasus Century,” kata Ketua KPK Abraham Samad di sela-sela lokakarya jurnalis antikorupsi di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/5).

KPK memeriksa Sri Mulyani di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, AS, awal Mei. Di AS, tim penyidik KPK yang dipimpin langsung oleh Deputi Penindakan Warih Sadono juga memeriksa mantan Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Wimboh Santoso.

Sebelumnya, Sri Mulyani pernah dimintai keterangan oleh KPK saat masih menjabat menteri keuangan. Ketika itu, status penanganan kasus Bank Century oleh KPK masih dalam tahap penyelidikan. KPK telah meningkatkan status penanganan kasus Century menjadi penyidikan dan menetapkan mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya sebagai tersangka.

Sebenarnya masih ada satu mantan Deputi Gubernur BI yang juga dimintai pertanggungjawaban secara hukum, yakni Siti Chalimah Fadjrijah. Namun, KPK belum secara resmi menetapkan Siti sebagai tersangka karena yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit.

”Surat perintah penyidikan atas nama tersangka SCF (Siti Chalimah Fadjrijah) belum diteken karena yang bersangkutan belum bisa diperiksa dengan alasan masih sakit,” tutur Juru Bicara KPK Johan Budi SP.

Menurut Abraham, keterangan Sri Mulyani akan semakin melengkapi duduk perkara kasus korupsi dana talangan ke Bank Century jika didukung keterangan Budi. ”Ini akan menjadi semakin sempurna kalau didukung keterangan Budi Mulya nanti,” katanya.

Serahkan dokumen

Namun, Abraham belum mau mengungkapkan apa saja keterangan Sri Mulyani yang bisa membuat KPK makin menguak kasus Bank Century. Lebih lanjut, menurut Abraham, Sri Mulyani juga menyerahkan sejumlah dokumen kepada KPK.

Pemeriksaan terhadap pejabat BI masih terus dilakukan KPK untuk mencari siapa saja pihak yang harus bertanggung jawab dalam menggelontorkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun ke Bank Century.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.