KPU Sumatera Barat Temukan Bacaleg Golkar di Bawah Umur - Kompas.com

KPU Sumatera Barat Temukan Bacaleg Golkar di Bawah Umur

Kompas.com - 09/05/2013, 11:24 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Tim verifikasi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat menemukan bakal calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya yang masih di bawah umur.

"Bakal caleg yang didaftarkan DPD Partai Golkar Sumbar itu atas nama Zigo. Saat pendaftaran pada 22 April 2013, umurnya belum memasuki usia 21 tahun," kata Koordinator Divisi Teknis KPU Sumbar, Mufti Syarfie, di Padang, Kamis (9/5/2013).

Menurut dia, temuan tersebut merupakan hasil kerja tim verifikasi yang melakukan pemeriksaan berkas persyaratan bakal caleg dalam daftar calon sementara (DCS) partai politik yang telah mendaftarkan diri untuk Pemilu 2014.

KPU Sumbar telah menyampaikan kepada Partai Golkar untuk segera memperbaiki DCS itu. Menurut dia, bakal caleg yang masih di bawah umur itu harus ditarik dan bisa diganti oleh bakal caleg lain oleh Partai Golkar.

"Fenomena bakal caleg di bawah umur ini baru ditemukan pada pencalonan kali ini, mengingat pada pemilu sebelumnya tidak ditemukan," ujar dia.

Selain itu, menurut Mufti, Tim verifikasi KPU Sumbar juga menemukan ada caleg yang terdaftar pada dua partai politik dengan daerah pemilihan yang berbeda.

"Bakal caleg atas nama Sasra B didaftarkan dari Partai Gerindra tetapi juga namanya masuk dalam daftar caleg sementara dari PKPI. Hal ini pun harus segara disikapi oleh partai politik bersangkutan," kata dia lagi.

Ia merincikan, bakal caleg yang mendaftar ke KPU Sumbar sebanyak 752 orang dari 12 parpol peserta Pemilu 2014.  Seluruh berkas DCS itu tidak ada satu pun yang dinyatakan telah memenuhi persyaratan. Sebagian besar berkas yang dianggap tidak memenuhi syarat yakni tidak melampirkan ijazah SMA. Mereka hanya melampirkan ijazah S-1 atau S-2.

"Parpol peserta pemilu tahun 2014 diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas sampai 22 Mei 2014 pukul 16.00 WB," kata dia.


EditorTjahja Gunawan Diredja
Komentar

Terkini Lainnya

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Nasional
Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Megapolitan
Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Regional
Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Megapolitan
'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

"Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

Megapolitan
3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

Edukasi
Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Megapolitan
Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Internasional
Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Megapolitan
SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

Nasional
Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Internasional
Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Nasional
Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Internasional

Close Ads X