Jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Makin "Nge-Tren"

Kompas.com - 08/05/2013, 11:25 WIB
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com — Siapa bilang cita-cita menjadi guru sudah ketinggalan zaman. Tahun ini, jurusan di bidang keguruan dan ilmu pendidikan ternyata kembali makin diminati.

Kepala Hubungan Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Widya Parimita mengatakan, UNJ mencatat adanya peningkatan peminat di fakultas-fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang dimilikinya. Menurut Widya, meningkatnya tren minat di bidang keguruan dan ilmu pendidikan disebabkan makin baiknya apresiasi pemerintah terhadap para pendidik ini.

"Kalau saya lihat, orang sekarang kembali meminati yang namanya pendidikan. Pemerintah kan terus memberikan apresiasi yang baik kepada guru, sekarang trennya ke arah pendidikan lagi. Beberapa tahun lalu kan sempat turun ya tren untuk menjadi guru, sekarang berkembang lagi," tuturnya di sela acara SBMPTN Info Day 2013 di Balairung UI, beberapa waktu lalu.

Widya sempat mengakui bahwa minat terhadap bidang ilmu ini sempat turun dalam 2-3 tahun belakangan. Para calon mahasiswa lebih banyak memilih jurusan-jurusan non-kependidikan di UNJ, seperti Bahasa Inggris, Ekonomi, Teknik, Tata Rias, dan Tata Boga.

Selain bidang keguruan dan ilmu pendidikan, jurusan yang tren minatnya makin baik adalah yang terkait dengan bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) serta Ilmu Keolahragaan.

Di UNJ, Fakultas Ilmu Pendidikan terdiri dari 8 jurusan atau program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling, Teknologi Pendidikan, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Manajemen Pendidikan, dan Psikologi.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI: Murid Setuju Sekolah Tatap Muka karena Sulit Pahami Materi Pelajaran

KPAI: Murid Setuju Sekolah Tatap Muka karena Sulit Pahami Materi Pelajaran

Nasional
Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Nasional
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Nasional
Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Nasional
Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Nasional
Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Nasional
UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

Nasional
Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Nasional
Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Nasional
Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Nasional
Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Nasional
Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X