Optimistis, PKS Bangun Basis Baru di Jawa Tengah

Kompas.com - 18/04/2013, 16:38 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SEMARANG, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad membangun basis baru yang kokoh di Jawa Tengah. Hal ini juga terkait dengan target PKS menuju tiga besar pada Pemilihan Umum 2014. Presiden PKS Anis Matta di Semarang, Kamis (18/4/2013), mengaku yakin dengan target tersebut.

Menurut Anis, sejak berdiri, PKS telah bertumbuh secara konstan. Pertumbuhan ini juga terjadi di Jawa Tengah. Pada 2004, PKS mendapatkan tiga kursi di DPR dari daerah pemilihan di Jawa Tengah. Pada 2009 terus meningkat menjadi tujuh kursi di DPR. "Untuk Pemilu 2014 ditargetkan mendapat 11 kursi untuk Jawa Tengah di DPR," ujarnya.

Anis mengatakan, jika ingin menang, para kader juga harus menghilangkan mitos terkait Jawa Tengah. Selama ini mitos Jawa Tengah disebut sebagai basis "merah", tetapi Anis mengaku akan menanamkan pada kader untuk menghilangkan anggapan tersebut. PKS, ungkapnya, merupakan partai yang akan menjadi sumber pemimpin. Kader-kader terpilih akan dididik dan dibina menjadi pemimpin.

"Jadi, PKS akan melahirkan tokoh, bukan tokoh yang melahirkan partai dan diharapkan umur partai tidak seumur tokohnya, tetapi terus meningkat," ujarnya.

Dalam memperkenalkan visi-misi partainya, ia akan lebih melakukan pendekatan dengan menyentuh langsung masyarakat. Sehingga akan memunculkan rasa sehingga militansi itu akan tumbuh melalui rasa. Seperti halnya dengan dilakukannya penyelenggaraan rapat pimpinan nasional dan milad ke-15 di Semarang, Jawa Tengah. Hal ini menjadi upaya mendekatkan diri kepada masyarakat Jawa Tengah.

Anis mengatakan tidak akan memasang iklan di media dalam mengenalkan partainya, seperti yang dilakukan partai lainnya. Sebab, menurut dia, beriklan itu tidak murni, tetapi pasti ada yang dilebih-lebihkan.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

    Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

    Nasional
    Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

    Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

    Nasional
    KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

    KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

    Nasional
    Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

    Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

    Nasional
    Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

    Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

    Nasional
    Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

    Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

    Nasional
    Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

    Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

    Nasional
    Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

    Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

    Nasional
    Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

    Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

    Nasional
    Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

    Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

    Nasional
    Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

    Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

    Nasional
    Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

    Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

    Nasional
    KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

    KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

    Nasional
    Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

    Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

    Nasional
    Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

    Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X