Bendera GAM Diarak Keliling Kota

Kompas.com - 26/03/2013, 22:55 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Sejumlah simpatisan Komite Peralihan Aceh (KPA) yang merupakan warga dari Kabupaten Nagan Raya mengarak bendera Bulan Bintang keliling Kota Banda Aceh. Mereka berkonvoi menggunakan kendaraan pribadi, Selasa (26/3/2013).

Hal ini merupakan ungkapan kegembiraan mereka setelah qanun bendera dan lambang Aceh resmi disahkan oleh DPRD Aceh melalui sidang paripurna pada Jumat (22/3/2013) lalu di Banda Aceh.

"Karena pengesahan ini sudah lama kami nanti-nantikan," kata Rahmad, salah satu simpatisan KPA yang ikut berkonvoi. Menurutnya, bendera Bulan Bintang merupakan bentuk kedaulatan rakyat Aceh.

Aksi konvoi mengarak bendera keliling kota ini sempat menyedot perhatian warga Banda Aceh. Selain diarak keliling kota, di mes Wali Nanggroe di kawasan Lamtemen, Banda Aceh, bendera Bulan Bintang juga dikibarkan sejak Selasa pagi.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mahasiswa: Bu Megawati, Stop Mengerdilkan Demo oleh Milenial

    Mahasiswa: Bu Megawati, Stop Mengerdilkan Demo oleh Milenial

    Nasional
    LBH Pers: Polisi Pukul Rata, Seolah Semua Anarkis...

    LBH Pers: Polisi Pukul Rata, Seolah Semua Anarkis...

    Nasional
    Soal Pidato Mega, Anggota DPR Muda: Sepantasnya Tokoh Bangsa Tak Cela Milenial

    Soal Pidato Mega, Anggota DPR Muda: Sepantasnya Tokoh Bangsa Tak Cela Milenial

    Nasional
    KSPI Duga Menaker Berbohong soal Ini...

    KSPI Duga Menaker Berbohong soal Ini...

    Nasional
    Din Syamsuddin: Ada Gejala 'Constitutional Dictatorship' di Negara Ini

    Din Syamsuddin: Ada Gejala "Constitutional Dictatorship" di Negara Ini

    Nasional
    KPK Buka Peluang Gunakan Pasal Perintangan Penyidikan bagi yang Bantu Hiendra Soenjoto

    KPK Buka Peluang Gunakan Pasal Perintangan Penyidikan bagi yang Bantu Hiendra Soenjoto

    Nasional
    Relawan Dianiaya Aparat, Muhammadiyah Desak Polri Proses Hukum Terduga Pelaku

    Relawan Dianiaya Aparat, Muhammadiyah Desak Polri Proses Hukum Terduga Pelaku

    Nasional
    Respons Megawati, Anggota DPR Termuda: Tak Adil Milenial Distereotipkan Hanya Bisa Demo

    Respons Megawati, Anggota DPR Termuda: Tak Adil Milenial Distereotipkan Hanya Bisa Demo

    Nasional
    Eks Kepala BNPT: Perpres soal Tugas TNI Atasi Terorisme Perlu Pemahaman yang Mendasar

    Eks Kepala BNPT: Perpres soal Tugas TNI Atasi Terorisme Perlu Pemahaman yang Mendasar

    Nasional
    KPK Periksa Istri dan Teman Hiendra, Tersangka Penyuap Nurhadi

    KPK Periksa Istri dan Teman Hiendra, Tersangka Penyuap Nurhadi

    Nasional
    Sekjen PPP Harap Kaum Milenial Bisa Tangkap Maksud Pesan Megawati

    Sekjen PPP Harap Kaum Milenial Bisa Tangkap Maksud Pesan Megawati

    Nasional
    UPDATE: 2.897 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Tertinggi di DKI

    UPDATE: 2.897 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Tertinggi di DKI

    Nasional
    UPDATE 30 Oktober: 24.854 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

    UPDATE 30 Oktober: 24.854 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

    Nasional
    Katib Aam PBNU Sebut Ketegangan di Dunia Disebabkan Masalah Ideologi

    Katib Aam PBNU Sebut Ketegangan di Dunia Disebabkan Masalah Ideologi

    Nasional
    Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

    Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X