Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/03/2013, 19:44 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan belum menerima surat pemberitahuan dari pihak mana pun terkait aksi demontrasi besar yang disebut-sebut akan terjadi pada Senin (25/3/2013) pekan depan.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, harus ada pemberitahuan sebelumnya kepada pihak kepolisian terkait suatu aksi unjuk rasa yang dilakukan. "Belum, sampai saat ini belum ada surat pemberitahuan ke Polda Metro atau ke Mabes Polri," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/3/2013).

Rikwanto mengatakan, polisi tetap mengantisipasi untuk melakukan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa tersebut. Menurutnya, jumlah personel dan kelengkapan yang disiapkan akan disesuaikan dengan jumlah massa dalam demonstrasi tersebut. "Pengamanannya kita sesuaikan dengan pendemo sendiri. Dengan menggunakan apa, alat peragaanya apa, kita sesuaikan dengan hal tersebut," ujar Rikwanto.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal Marciano Norman mengatakan akan ada aksi unjuk rasa di Jakarta pada 25 Maret 2013. Agenda aksi unjuk rasa itu adalah menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun dari jabatannya.

Pekan lalu, Presiden SBY mengundang mantan Komandan Pasukan Khusus (Kopassus) Prabowo Subianto dan tujuh jenderal TNI lain. Seluruh tamu SBY itu sepakat mengatakan akan mendukung pemerintahan hingga akhir masa pemerintahannya tanpa ada gonjang-ganjing politik. Dalam konferensi pers, Presiden sempat meminta kepada para elite politik dan kelompok-kelompok tertentu untuk tidak keluar dari jalur demokrasi. SBY mengatakan, rencana untuk membuat gonjang-ganjing negara hanya membuat pemerintah tidak bisa bekerja dan menyusahkan rakyat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.