Kompas.com - 25/02/2013, 20:20 WIB
|
EditorFarid Assifa

MANOKWARI, KOMPAS.com -- Oknum pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu SKPD Pemprov Papua Barat berinisial SW, Senin (25/2/2013) ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Manokwari. SW ditahan atas dugaan kepemilikan senjata api rakitan.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, SW diamankan saat akan melakukan aksi protes terhadap rencana pelantikan salah satu pejabat di kantor tempat dirinya bekerja. Awalnya SW sempat ditegur oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun pelaku sempat melawan dan mengatakan bawa senjata.

Mendengar pengakuan itu, salah seorang anggota Satpol PP lalu melaporkan kepada anggota Brimob Detasemen C Polda Papua di Manokwari, yang bertugas di pos penjagaan kantor gubernur. SW kemudian diamankan di pos jaga Brimob dan selanjutnya dijemput oleh anggota Satuan Reskrim Polres Manokwari.

Kepala Satuan Reskrim Polres Manokwari, Ajun Komisari Polisi (AKP), Kristian Sawaki yang dikonfirmasi, membenarkan telah menahan oknum PNS atas dugaan kepemilikan senpi Rakitan. Menurut Sawaki, SW memang telah menjadi target kepolisian sejak enam bulan terakhir. Bahkan gerak-gerik pelaku selama berkantor selalu diawasi.

"Kita masih kembangkan penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Kami juga belum mengetahui motif pelaku membawa senpi ke tempat kerjanya, serta menyimpan senpi di rumahnya," ujar Sawaki.

Sawaki mengatakan, SW sejauh ini dijerat Undang-Undang darurat No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, karena memiliki dan membawa senjata api tanpa izin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.