Unjuk Rasa di Depan Kantor Nasdem, 7 Orang Terluka

Kompas.com - 16/01/2013, 19:05 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Sovi (Solidaritas Perempuan untuk Luviana) dan Aliansi Metro (Melawan Topeng Restorasi) di depan kantor Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Menteng, Rabu (16/1/2013) siang, berakhir ricuh. Tujuh orang pelaku unjuk rasa terluka.

Awalnya massa menggelar aksi damai untuk menyampaikan rekomendasi dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait dengan PHK Luviana, mantan karyawan Metro TV. Namun, aksi damai tersebut berujung ricuh lantaran mereka diserang puluhan orang yang muncul dari dalam gedung.

"Kita diserang oleh sekitar 30 orang lebih yang keluar dari kantor Nasdem dan semua termasuk perangkat aksi yang kita gunakan, segala macam, dihancurkan," ujar Kustiyah, koordinator Aliansi Metro dan Aliansi Jurnalisme Independen (AJI) Jakarta.

Akibat aksi kekerasan tersebut, tujuh anggota Aliansi Metro terluka karena didorong dan dipukuli orang tak dikenal tersebut.

"Karena itu, kami meminta kepada kepolisian untuk menangkap seluruh pelaku yang melakukan kekerasan di Partai Nasdem. Sampai otaknya. Karena kami menduga ini ada otak dan provokator di balik penyerangan ini," tambah Maruli Rajagukguk, kuasa hukum dari LBH Jakarta.

Maruli sendiri mengalami nyeri di lengan kanannya akibat terkena dorongan saat aksi kekerasan berlangsung. Akibat aksi kekerasan tersebut, mobil komando dan peralatan sound system berikut peralatan musik rusak parah dan diamankan di Polres Jakarta Pusat. (Eri Komar Sinaga)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Nasional
Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Nasional
Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Nasional
KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

Nasional
Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X