Kompas.com - 11/01/2013, 17:58 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Roy Suryo berjanji akan menyelesaikan konflik di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai salah satu prioritasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru saja terpilih. Ia menyebut bahwa kisruh saat ini adalah akibat konflik dua pengusaha besar.

"Di atas keduanya ada dua pengusaha besar yang saling mencengkeram. Saya buka ajalah, enggak ada ragu-ragunya," kata Roy Suryo dalam wawancara khusus yang disiarkan Kompas TV di program Kompas Petang, Jumat (11/1/2013).

Namun, saat ditanya siapa kedua pengusaha dimaksud, Roy enggan mengatakan. Menurutnya, masyarakat sudah tahu siapa yang ada di balik PSSI dan KPSI. Lebih jauh, Roy membantah kalau konflik tersebut terkait dengan politik atau partai. Menurut Roy, kisruh sepak bola Indonesia lebih pada perebutan pengaruh dua orang yang punya kekuatan.

"Bisnis sepak bola kan sangat besar, dan kalau dibiarkan merugikan masyarakat Indonesia," ujar Roy.

Ia optimistis bisa merampungkan konflik tersebut karena tidak punya pretensi apa pun dan tidak terlibat sama sekali dalam lingkaran konflik.

"Ibaratnya pesta, saya datang ke pesta sudah kotor tinggal cuci piring, tidak sempat makan. Kita bersihkan piring-piring itu agar bisa digunakan lagi," ungkap Roy.

Bahkan, demi menyelesaikan kemelut organisasi sepak bola yang menurut FIFA hanya ada satu di setiap negara, Roy berjanji akan melakukan intervensi sekalipun risikonya Indonesia di-banned FIFA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya akan langsung komunikasi dengan FIFA, konsultasi dengan KONI/KOI, dan saya akan menjawab langsung kepada dua pihak yang bertikai meskipun seharusnya tidak boleh di statuta, tapi akan saya lakukan," ungkap Roy. 

Ia menyadari langkah tersebut bisa dipastikan akan membuat Indonesia di-banned FIFA. Namun, hemat Roy, sebenarnya saat ini Indonesia pun pada dasarnya sudah kena banned. Hanya, FIFA mengulur-ulur waktu. Daripada terus mengulur-ulur waktu, lanjut Roy, lebih baik konflik tersebut dibereskan tuntas.

"Sudah pasti akan di-banned, tapi kita akan menikmati makanan lezat di piring yang baru," ujarnya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hasil Liga 1: Libas Persela 2-0, Bhayangkara Menjauh dari Persib

    Hasil Liga 1: Libas Persela 2-0, Bhayangkara Menjauh dari Persib

    Liga Indonesia
    Penjelasan Eduardo Almeida Saat Arema FC Hadapi Jalan Buntu Lawan Bali United

    Penjelasan Eduardo Almeida Saat Arema FC Hadapi Jalan Buntu Lawan Bali United

    Liga Indonesia
    Jelang Indonesia Vs Kamboja, Garuda Matangkan Taktik dan Strategi

    Jelang Indonesia Vs Kamboja, Garuda Matangkan Taktik dan Strategi

    Liga Indonesia
    Link Live Streaming Bhayangkara FC Vs Persela, Kick-off 20.45 WIB

    Link Live Streaming Bhayangkara FC Vs Persela, Kick-off 20.45 WIB

    Liga Indonesia
    Pelatih Persib Berharap Dapat Kado Natal Indah di Bursa Transfer Liga 1

    Pelatih Persib Berharap Dapat Kado Natal Indah di Bursa Transfer Liga 1

    Liga Indonesia
    Belum Jelas Kapan Gabung Timnas, Egy Maulana Vikri Malah Dihantam Cedera

    Belum Jelas Kapan Gabung Timnas, Egy Maulana Vikri Malah Dihantam Cedera

    Liga Indonesia
    Fakta dalam Angka Bhayangkara FC Vs Persela Lamongan di Liga 1

    Fakta dalam Angka Bhayangkara FC Vs Persela Lamongan di Liga 1

    Liga Indonesia
    Timnas Indonesia Vs Kamboja - Alasan Nadeo Masih Bela Bali United pada H-3 Piala AFF 2020

    Timnas Indonesia Vs Kamboja - Alasan Nadeo Masih Bela Bali United pada H-3 Piala AFF 2020

    Liga Indonesia
    5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

    5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

    Liga Indonesia
    Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

    Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

    Liga Indonesia
    Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

    Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

    Liga Indonesia
    Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

    Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

    Liga Indonesia
    Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

    Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

    Liga Indonesia
    Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

    Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

    Liga Indonesia
    Piala AFF 2020, Tantangan Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja

    Piala AFF 2020, Tantangan Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja

    Liga Indonesia
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.