Kompas.com - 05/11/2012, 21:28 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Tersangka kasus dugaan korupsi Simulator SIM, Sukotjo S Bambang menghilang dari buruan jurnalis yang sudah lama menunggu sejak siang pukul 11.40 WIB, di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha, Bandung, Senin (5/11/2012).

Sebelumnya, Sukotjo dijemput di rumah tahanan (rutan) Kebonwaru Bandung, Jalan Jakarta oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuju kampus ITB. Sukotjo tiba di ITB sekitar pukul 11.32 WIB. Para jurnalis pun mengikutinya.

Sukotjo diperiksa KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di ITB beserta tim dari ITB, di laboratorium Termodinamika (PAU-Ilmu Rekayasa) ITB lantai 3. Proses pemeriksaan berlangsung tertutup bagi jurnalis. Jurnalis diawasi ketat oleh petugas keamanan ITB.
 
Para jurnalis setia menunggu hingga pemeriksaan usai. Sukotjo selesai diperiksa sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat pemeriksaan usai, Sukotjo dikabarkan berada di lantai dua menuju bawah. Para jurnalis siap siaga di bawah dengan "senjatanya" masing-masing. Saat itu Sukotjo turun ke bawah menggunakan lift di bagian belakang gedung dengan dikawal tiga orang petugas KPK.

Jurnalis Jawa Pos, Iqbal Kukuh Saokani sempat mengejar Sukotjo, namun sayang dihadang satpam. "Saya tadi sempat mengejar, tapi satpam menghalangi saya, saya kehilangan jejak. Kayaknya ia lewat pintu bagian belakang, soalnya banyak sekali pintu," katanya.

Saat itu, para jurnalis kehilangan jejak Sukotjo. Beberapa jurnalis mencari-cari di beberapa ruas pintu, namun sayang, jejaknya tidak ditemukan.

Awal keberangkatannya dari rutan, Sukotjo dibawa menggunakan Toyota Kijang warna hitam dengan plat nomor B 1947 UFR. Namun, ketika jurnalis mengawasi kepulangan mobil itu, Sukotjo menghilang entah kemana. Sukotjo tidak ada di dalam mobil.

Sementara itu, pengacara Sukotjo S. Bambang, Eriek S. Paat mengatakan, tidak ada maksud bagi kliennya mengindari para jurnalis. "Bukannya dia mau menghindar, tapi karena faktor keamanan saja," singkatnya.

Menurutnya, Sukotjo langsung dikembalikan ke Rutan Kebonwaru, Bandung diantar petugas KPK. "Iya, tadi diantar petugas KPK menggunakan mobil, dia langsung ke Kebonwaru," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.