Kompas.com - 24/09/2012, 09:55 WIB
EditorHertanto Soebijoto

”Harusnya tanpa diminta, tanpa dituntut, tanpa perlu ada mogok kerja nasional, pemerintah wajib menjalankan amanah menyejahterakan buruh,” paparnya.

Abdul Rosyid, Koordinator Buruh Jakarta Bergerak, aliansi 18 organisasi buruh dan pekerja se-Jakarta, menyatakan akan terus menggalang dukungan dan melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi dan aliansi organisasi buruh lainnya.

Pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah buruh yang akan mengikuti aksi mogok kerja nasional itu. Menurut Rosyid, mogok kerja nasional merupakan jalan terakhir yang harus ditempuh kalangan buruh.

Selama ini, para buruh berulang kali menyuarakan penghapusan sistem tenaga alih daya, tetapi tidak membawa hasil. ”Upaya-upaya perundingan bipartit dengan perusahaan ataupun dengan pemerintah sudah sering ditempuh,” katanya.

Rosyid menyampaikan, UU No 13/2003 tidak mampu melindungi buruh. Dengan sistem kontrak, masa depan pekerjaan buruh tak pasti karena tidak pernah diangkat jadi karyawan tetap. Hak-hak buruh layaknya karyawan tetap juga tidak diperoleh.

”Banyak yang bekerja bertahun-tahun, tetapi tidak diangkat jadi karyawan tetap,” katanya.

Kondisi itu diperburuk rendahnya upah minimum provinsi (UMP). Ia mencontohkan, UMP DKI Jakarta tahun 2012 sebesar Rp 1.529.150 per bulan. Upah itu sudah tidak layak lagi. Hal ini karena tingginya biaya hidup di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Nilai itu hanya cukup untuk bertahan hidup,” ujar Rosyid. (RWN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.