Iran Kooperatif, Harga Minyak Mentah Melemah

Kompas.com - 23/05/2012, 07:51 WIB
|
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah turun menyusul diperbolehkannya inspektur nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk masuk ke Iran. Hal itu lantas mengikis kekhawatiran suplai minyak dari Timur Tengah bakal terganggu karena masalah proyek nuklir Iran.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran Juni merosot 91 sen menjadi 91,66 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange, Selasa (22/5/2012) waktu setempat. Sedangkan minyak Brent untuk penetapan Juli turun 40 sen, atau 0,4 persen, menjadi 108,41 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.

Turunnya harga minyak mentah menyusul pengumuman Sekjen International Atomic Energy Agency PBB, Yukiya Amano, di Vienna, Selasa waktu setempat, mengenai perjanjian dengan Iran terkait inpeksi lembaga tersebut atas proyek nuklirnya. "Perjanjian Iran tentu sebuah langkah yang positif dan tampaknya akan menghasilkan relaksasi lanjutan bagi ketakutan Iran yang besar," sebut Kyle Cooper, Direktur Penelitian Komoditas IAF Advisors, di Houston.

Sementara itu, kondisi harga minyak juga dipengaruhi oleh kondisi Eropa. Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menyebutkan, krisis utang Eropa terus berlanjut dan mengancam ekonomi dunia. "Eropa masih menjadi sebuah kekhawatiran besar," tambah Kyle.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.