Rp 400 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Tradisional - Kompas.com

Rp 400 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Tradisional

Kompas.com - 11/05/2012, 21:36 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.com - Selama tahun 2011, revitalisasi pasar tradisional telah dilakukan di 75 kota dan kabupaten, dengan alokasi anggaran mencapai Rp 400 miliar.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mengatakan, revitalisasi pasar tradisional ini masih akan terus dilanjutkan, dengan mengembangkan sebagian pasar tradisional menjadi pasar percontohan.

"Upaya merevitalisasi pasar adalah upaya untuk menjaga hubungan antara pedagang dan pembeli di sekitarnya, dan menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya," ujarnya, saat ditemui di sela-sela peresmian Pasar Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (11/5/2012).

Di pasar percontohan misalnya, Kementerian Perdagangan melakukan upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dapat dilakukan dengan mendorong para pedagang untuk menjual produk khas daerah sekitar. Dengan cara ini, ke depan, pasar percontohan tersebut diharapkan dapat menjadi obyek wisata dan dikunjungi lebih banyak orang.

Pada tahun 2011 telah dibuat 10 pasar percontohan, dan pada tahun 2012 akan kembali dibangun 20 pasar percontohan dengan anggaran Rp 180,5 miliar.  

Pasar Grabag adalah pasar percontohan yang dibangun dengan dana APBN Rp 4 miliar, dan dana dukungan dari Pemerintah Kabupaten Purworejo Rp 133 juta. Pasar ini terdiri dari 49 kios, tujuh los, dan dapat menampung 198 pedagang.

Selain menjadi pusat perdagangan, Pasar Grabag juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas market studies, sehingga menjadi pusat pembelajaran masyarakat sekitar. Dalam market studies ini dilakukan kegiatan bimbingan belajar, didirikan tempat penitipan anak (TPA) bagi para pedagang, dan sanggar tari bersertifikat.

Program revitalisasi pasar, menurut Gita, dipastikan masih akan berlangsung lama. Salah satu pasar yang akan direvitalisasi pada tahap selanjutnya adalah Pasar Rejowinangun di Kota Magelang, yang telah habis terbakar pada tahun 2007.

Bupati Purworejo, Mahsun Zain, mengatakan, di Kabupaten Purworejo, saat ini terdapat 28 pasar tradisional yang mendesak untuk direvitalisasi, karena dalam keadaan 50 persen rusak dan kumuh.  

"Kami berharap, ke depan, pemerintah pusat juga mau membantu merevitalisasi 28 pasar tradisional tersebut karena pasar ini menjadi sarana vital bagi masyarakat di sekitarnya," ujarnya.

 

 

 


EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X