Jaga Keseimbangan Aceh-Indonesia

Kompas.com - 13/04/2012, 06:29 WIB
Penulis Ilham Khoiri
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa pun yang nanti terpilih dalam Pemilu gubernur-wakil gubernur Aceh diminta untuk bisa memperjuangkan kepentingan seluruh rakyat Aceh, bukan hanya kelompok tertentu. Penting juga untuk menyeimbangkan aspirasi keacehan dan keindonesiaan.

Peneliti politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R Siti Zuhro, mengungkapkan harapan itu di Jakarta, Kamis (12/4/2012).

Proses Pemilu kepala daerah, Senin lalu, mesti dijadikan sarana mendorong proses demokratisasi Aceh, yang sebelumnya dirundung konflik selama 30-an tahun. Pasangan yang menang diminta untuk menjamin proses itu terus berlanjut dalam pemerintahan yang baik, bersih, adil, dan mengakomodasi berbagai kepentingan rakyat.

R Siti Zuhro mengingatkan, pasangan kepala daerah yang baru harus menjamin stabilitas, keamanan, dan pemerintahan yang adil bagi seluruh rakyat Aceh. Hindarkan pendekatan kekerasan, apa pun bentuknya. Kekerasan hanya akan menjadi bumerang bagi perdamaian di wilayah pascakonflik itu.

"Penting juga untuk menjaga keseimbangan antara aspirasi keacehan dan keindonesiaan. Bagaimanapun, pemerintahan daerah di Aceh adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Hasil perhitungan cepat beberapa lembaga survei menunjukkan, pasangan Zaini Abdulah-Muzakir Manaf diperkirakan mengumpulkan suara terbanyak dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Aceh, Senin lalu. Hitungan cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Lingkaran Survei Indonesia, misalnya, mencatat pasangan itu meraih dukungan lebih dari 50 persen suara. 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

    Jejak Orang Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa

    Nasional
    Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

    Dari Daratan Tiongkok ke Kota Medan, Tjong A Fie Sang Dermawan...

    Nasional
    Peran Masyarakat Tionghoa dalam Pertempuran 10 November: Ikut Angkat Senjata hingga Dirikan Palang Biru

    Peran Masyarakat Tionghoa dalam Pertempuran 10 November: Ikut Angkat Senjata hingga Dirikan Palang Biru

    Nasional
    Tahun Baru Imlek, 43 Narapidana Beragama Konghucu Dapat Remisi Khusus

    Tahun Baru Imlek, 43 Narapidana Beragama Konghucu Dapat Remisi Khusus

    Nasional
    Kunjungi Lokasi PON 2020, Menko PMK Singgung Pembangunan dari Timur Indonesia

    Kunjungi Lokasi PON 2020, Menko PMK Singgung Pembangunan dari Timur Indonesia

    Nasional
    BNPB Uji Coba Operasional Call Center 24 Jam

    BNPB Uji Coba Operasional Call Center 24 Jam

    Nasional
    Kemenkumham soal Harun Masiku: Bantah Merekayasa hingga Bentuk Tim Independen

    Kemenkumham soal Harun Masiku: Bantah Merekayasa hingga Bentuk Tim Independen

    Nasional
    Pengakuan Hasto Usai Diperiksa KPK: Ditanya soal PAW hingga Sebut Harun Masiku Korban

    Pengakuan Hasto Usai Diperiksa KPK: Ditanya soal PAW hingga Sebut Harun Masiku Korban

    Nasional
    Belum Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK Minta Masyarakat Bantu Beri Informasi

    Belum Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK Minta Masyarakat Bantu Beri Informasi

    Nasional
    Imigrasi dan Kejaksaan Diminta Stop Kasus Jurnalis Mongabay

    Imigrasi dan Kejaksaan Diminta Stop Kasus Jurnalis Mongabay

    Nasional
    Dukung Nelayan Melaut di Natuna, Pemerintah Revisi 29 Regulasi

    Dukung Nelayan Melaut di Natuna, Pemerintah Revisi 29 Regulasi

    Nasional
    Bima Arya: Banjir di Bogor Berkurang berkat Naturalisasi Kali Ciliwung

    Bima Arya: Banjir di Bogor Berkurang berkat Naturalisasi Kali Ciliwung

    Nasional
    Bamsoet Sebut Majelis Konghucu dan PGI Minta Ada Utusan Golongan di MPR

    Bamsoet Sebut Majelis Konghucu dan PGI Minta Ada Utusan Golongan di MPR

    Nasional
    Hasto Akui Tersangka Saeful Pernah Jadi Stafnya Tahun 2009

    Hasto Akui Tersangka Saeful Pernah Jadi Stafnya Tahun 2009

    Nasional
    Saat Jokowi Pamerkan Desain Ibu Kota Baru di Pengukuhan DPP Hanura

    Saat Jokowi Pamerkan Desain Ibu Kota Baru di Pengukuhan DPP Hanura

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X