Atur Timeline Facebook Anda agar Privasi Terjaga

Kompas.com - 30/01/2012, 14:20 WIB

KOMPAS.com - Facebook telah memperkenalkan fitur Timeline, perubahan besar-besar pada halaman profil Facebook, sejak September 2011. Sampai saat ini, Facebook masih memberi kesempatan penggunanya untuk menggunakan profil "versi lama".

Namun beberapa minggu lagi, Facebook akan "memaksa" seluruh pengguna menggunakan Timeline. Meski sebenarnya banyak pengguna tidak menyukai fitur baru ini terkait masalah privasi.

Berikut lima hal yang harus Anda ketahui mengenai Timeline, sebelum Facebook benar-benar menerapkan fitur ini ke seluruh pengguna.

1. Maksimalkan penggunaan pilihan "Hide from Timeline"

Jika Anda tidak jeli mengatur Timeline, semua hal yang Anda lakukan akan terekspos dengan jelas kepada publik, meskipun mereka belum menjadi teman Anda di Facebook.

Jadi, manfaatkan pilihan "Hide from Timeline" agar Anda bisa menyembunyikan apapun yang ingin Anda sembunyikan dari orang lain.

Cara: Untuk setiap kotak posting Anda di profil, Anda bisa klik bagian kanan atas dan akan muncul pilihan bergambar pensil dan bintang. Klik pilihan bertanda pensil lalu pilih "Hide from Timeline" jika Anda menginginkan untuk menyembunyikannya dari Timeline.

2. Ganti cover album

Mungkin Anda sudah mengetahui cara mengatur album mana saja yang bisa dilihat oleh teman, oleh orang yang bukan teman, atau bahkan hanya dapat dilihat oleh Anda sendiri. Perlu Anda ketahui, untuk semua album yang Anda atur dengan pilihan "Public" akan muncul di Timeline Anda dengan cover album yang cukup besar dari sebelumnya.

Anda bisa memilih untuk mengubah cover album dengan foto yang menurut Anda paling menarik agar orang tertarik membuka album tersebut.

Cara: Klik menu edit album pada albumAnda, klik edit foto, lalu pilih foto mana yang paling menarik menurut Anda, dengan memberi tanda titik pada pilihan "This is the album cover".  

3. Bijak menggunakan Geotag
Facebook sekarang telah melengkapi Timeline dengan informasi geotag, dimana foto dan album foto bisa dilengkapi dengan lokasi.

Misalnya, saat Anda berlibur di pantai Kuta, Anda bisa memasukkan lokasi pantai Kuta di foto Anda. Nantinya setiap orang yang melakukan geotag pantai Kuta di foto mereka, juga akan mengetahui kehadiran Anda di pantai itu, sesuai tanggal yang tertera.

Mereka akan bisa melihat foto Anda di lokasi itu. Jika sudah terlanjur melakukan geotag pada foto, Anda masih bisa lakukan "untag" untuk menghilangkan lokasi detail dari foto Anda.

4. Perhatikan aplikasi dari pihak ketiga

Jangan sembarangan mempersilakan aplikasi pihak ketiga memenuhi Timeline Anda. Jika tidak berhati-hati, semua hal yang dilakukan di aplikasi tersebut akan muncul di Timeline dan memenuhi Timeline.

Halaman:


EditorReza Wahyudi

Terkini Lainnya

Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Pansel: Polisi yang Daftar Capim KPK Harus Ikut Tahapan untuk Hindari Konflik Kepentingan

Nasional
Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Muhaimin Sarankan Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Tambah Partai

Nasional
Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Ingin Pertahankan Hasil Pilpres, Kelompok Advokat Daftar Jadi Pihak Terkait Tak Langsung

Nasional
Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Novanto Pelesiran Lagi, Wiranto Sebut Perlu Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Nasional
Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Pemerintah Kebut Infrastuktur di Enam Provinsi

Nasional
Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Polri: 4 dari 9 Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019 Dipastikan Tewas karena Peluru Tajam

Nasional
Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Jika Terpilih Masuk Pemerintahan, Kader PKB Bakal Prioritaskan 3 Agenda Ini

Nasional
Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Wadah Pegawai KPK Ingatkan Pansel Utamakan Rekam Jejak Calon Pimpinan

Nasional
Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Tolak Permohonan Kivlan Zen, Wiranto Tegaskan Hukum Tak Bisa Diintervensi

Nasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

TKN Jokowi-Ma'ruf Sebut 30 Saksi dari Tim Hukum 02 Tabrak Ketentuan Beracara di MK

Nasional
'Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang...'

"Hanya Cicak di Gedung Dewan Ini yang Tak Terima Uang..."

Nasional
KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

KPU Finalisasi Draf Jawaban Baru untuk Hadapi Gugatan Prabowo

Nasional
BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

BPK Usulkan Kemhan Buat Program Wajib Militer

Nasional
Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Akan Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti

Nasional
Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Fadli Zon: Kami Mau Cari Kebenaran, Bukan Sekadar Persolan Administratif

Nasional

Close Ads X