Ma Ying Jeou Bersaing Melawan Tsai Ing Wen

Kompas.com - 12/01/2012, 02:47 WIB
Editor

Taipei, Rabu - Pemilihan presiden Taiwan pada Sabtu mendatang tinggal menyisakan dua kandidat presiden. Calon independen James Soong menyatakan mundur dari pencalonan, Rabu (11/1).

Presiden petahana Ma Ying Jeou yang pro-Beijing akan bertarung melawan pemimpin oposisi Tsai Ing Wen. Jika terpilih, Tsai akan menjadi perempuan presiden pertama di Taiwan. Tsai adalah pemimpin Partai Demokrat Progresif (DPP) berusia 55 tahun.

”Masyarakat kita akan menjadi lebih harmonis dan negara kita akan lebih bersatu di bawah kepemimpinan seorang perempuan,” kata Tsai dalam salah satu kampanyenya.

Tsai bergabung dengan partai pada 2004. Calon yang belum teruji ini adalah profesor bidang hukum. Berbeda dengan tradisi politis DPP yang telah memiliki reputasi, agresif, dan pandai, Tsai sebenarnya menghadapi keraguan, bahkan dari partainya sendiri.

Tahun ini, jajak pendapat memperlihatkan bahwa akan ada persaingan ketat antara partai penguasa, yaitu Partai Nasionalis, dengan DPP. Hasilnya diperkirakan tidak ada yang mendapatkan suara mayoritas.

Presiden Ma diperkirakan dapat mengungguli Tsai. Namun, kalaupun dia menang, kontrol di parlemen akan krusial.

”Ada beberapa kesulitan bagi kami, tetapi tampaknya kedua partai tidak akan mendapat suara mayoritas,” ujar Gao Jyh Peng, pendukung DPP.

Bagi Gao dan politisi akar rumput lainnya, implikasi geostrategi dari hasil pemilu ini tidak lebih penting dibandingkan dengan isu dalam negeri seperti lapangan kerja, perumahan, dan biaya hidup.

Akan tetapi, jika kaum nasionalis tidak dapat mempertahankan suara mayoritas, dapat berarti akan ada kemunduran dan tantangan atas kebijakan partai yang pro-China. Selama ini kebijakan pro-China telah menarik investor asing.

Senjata

Keamanan menjelang pemilu akhir pekan ini diperketat setelah ditemukan seorang lelaki yang membawa senjata berada di dekat Tsai. Polisi di Taichung menahan Tai Kuo Feng (34) yang didapati duduk di mobil dengan senjata di tangannya. Mobil itu diparkir di dekat rute kampanye Tsai.

Kuo Feng mengatakan, senjata itu dibawanya untuk keperluan olahraga. ”Penyelidikan awal menemukan tersangka tidak memiliki afiliasi politik mana pun,” ujar Lee Chen Liang, polisi Taichung.

Taiwan siap siaga meningkatkan penjagaan sejak ada penembakan misterius pada pemilu 2004 yang melukai Chen Shui Bian dan wakilnya, Annette Lu, saat kampanye di Taiwan selatan. (AP/AFP/Reuters/joe)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Nasional
Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Nasional
Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Nasional
Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Nasional
1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

Nasional
Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Nasional
Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Nasional
Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Nasional
Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Nasional
Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Nasional
Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Nasional
UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

Nasional
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Nasional
UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X