Puteri Indonesia Prihatin Kasus Mesuji

Kompas.com - 20/12/2011, 21:42 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com Puteri Indonesia 2011 Maria Selena mengaku prihatin terhadap serangkaian kasus kekerasan berdarah yang terjadi di Mesuji, wilayah perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan. Ia juga mengomentari soal bagaimana media mengekspos kasus ini. 

"Sedih sekali ya. Rasa kemanusiaan kita tersentuh. Indonesia itu kan negara hukum, masyarakatnya harusnya taat kepada hukum. Walaupun, terkadang, aplikasi (penegakan hukum) tidak maksimal, harusnya itu (hukum) ya tetap dihormati," ujarnya saat ditemui di sela-sela penerimaan hadiah dan penghargaan Puteri Indonesia 2011, Selasa (20/12/2011), di Gedung Mustika Ratu, Jakarta.

Terkait maraknya pemberitaan yang sempat simpang siur, bias fakta, dan membingungkan mengenai kasus Mesuji ini, Maria mengatakan, masyarakat harus cerdas dalam mencerna isi sebuah berita.

"Soalnya, mohon maaf, terkadang ada media yang suka melebih-lebihkan, ada juga yang mengurang-ngurangi. Tetapi, ada juga yang pas. Pintar-pintarlah kita memilihnya," ujar dara cantik kelahiran Palembang, 24 September 1990, silam ini.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bareskrim: Pembuktian Kasus Jadi Tantangan dalam Penanganan Kekerasan Seksual

    Bareskrim: Pembuktian Kasus Jadi Tantangan dalam Penanganan Kekerasan Seksual

    Nasional
    'Nyalakan Harapan', Lagu Persembahan Musisi dan Seniman dalam Melawan Covid-19

    "Nyalakan Harapan", Lagu Persembahan Musisi dan Seniman dalam Melawan Covid-19

    Nasional
    Ulang Tahun ke-17, Empat Pemilih Pemula Dapat Hadiah e-KTP dari Mendagri

    Ulang Tahun ke-17, Empat Pemilih Pemula Dapat Hadiah e-KTP dari Mendagri

    Nasional
    Kejagung Bisa Manfaatkan Data Dukcapil untuk Penegakan Hukum

    Kejagung Bisa Manfaatkan Data Dukcapil untuk Penegakan Hukum

    Nasional
    Kasus Dugaan Korupsi Terkait Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Ke Penyidikan

    Kasus Dugaan Korupsi Terkait Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Ke Penyidikan

    Nasional
    Dampak Kasus Djoko Tjandra, Dukcapil Masukkan Data DPO ke Database Kependudukan

    Dampak Kasus Djoko Tjandra, Dukcapil Masukkan Data DPO ke Database Kependudukan

    Nasional
    Sejak 2017, Kasus Kekerasan Seksual Didominasi KDRT dan Persetubuhan

    Sejak 2017, Kasus Kekerasan Seksual Didominasi KDRT dan Persetubuhan

    Nasional
    KPK Akan Maksimalkan Penanganan Kasus Korupsi Korporasi

    KPK Akan Maksimalkan Penanganan Kasus Korupsi Korporasi

    Nasional
    Muhadjir Soroti Sejumlah Pemda Setop Bansos Lewat APBD

    Muhadjir Soroti Sejumlah Pemda Setop Bansos Lewat APBD

    Nasional
    Pertumbuhan Ekonomi Minus, Jokowi Sebut Sektor Pariwisata dan Penerbangan Paling Terdampak

    Pertumbuhan Ekonomi Minus, Jokowi Sebut Sektor Pariwisata dan Penerbangan Paling Terdampak

    Nasional
    Merasa Dihina, Jonatan Bunuh Majikan di Malaysia dan Terancam Hukuman Mati

    Merasa Dihina, Jonatan Bunuh Majikan di Malaysia dan Terancam Hukuman Mati

    Nasional
    Kemendagri-Kejagung Perbaharui Kerja Sama Penindakan Hukum Lewat Database Kependudukan

    Kemendagri-Kejagung Perbaharui Kerja Sama Penindakan Hukum Lewat Database Kependudukan

    Nasional
    Lewat Twitter, Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Ledakan Lebanon

    Lewat Twitter, Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Ledakan Lebanon

    Nasional
    Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Gelar Demonstrasi di DPR 14 Agustus

    Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Gelar Demonstrasi di DPR 14 Agustus

    Nasional
    Bareskrim Tangani 1.804 Kasus KDRT dan 2.834 Persetubuhan pada Januari-Juni

    Bareskrim Tangani 1.804 Kasus KDRT dan 2.834 Persetubuhan pada Januari-Juni

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X