5 Cara Mengatasi Anak yang Terlanjur Manja - Kompas.com

5 Cara Mengatasi Anak yang Terlanjur Manja

Kompas.com - 29/09/2011, 10:39 WIB

KOMPAS.com - Pola asuh orangtua di rumah menentukan kemandirian anak. Anak usia 2-3 tahun sebenarnya sudah bisa dilatih mandiri. Namun tak sedikit balita yang terbiasa melakukan sesuatu dengan bantuan atau "intervensi" pengasuh dan orangtua. Anak selalu dilayani kebutuhannya. Kalau sudah begini, jangan heran jika anak sulit mandiri karena terlanjur serba dilayani.

Tapi tenang saja, Anda masih bisa mengubah pola yang sudah terbentuk itu. Berikut cara mengubahnya, seperti disarankan oleh Alzena Masykouri, MPsi, dari KANCIL, Jakarta.

1. Kompak
Ajak bicara anak dan orang-orang di lingkungan sekitar, yaitu kakek, nenek, dan pengasuhnya. Tujuannya agar terjadi persamaan perlakuan terhadap anak sehingga apa yang menjadi target tercapai.

Semua harus di bawah satu komando, yaitu orangtua, bagaimana metode yang akan ditempuh dalam memandirikan anak.

2. Bersabar

Selanjutnya, mulai terapkan program memandirikan anak. Hindari marah bila anak "lama" melakukan sesuatu. Ingat, segala sesuatu butuh proses.

3. Komunikasi
Sampaikan apa yang menjadi harapan orangtua. Katakan saja, misalnya "Kakak sudah besar. Jadi, mulai sekarang Kakak bisa mandi sendiri, ya."

Berikan arahan dengan nada datar dan pendek, juga tidak cepat karena rentang perhatian anak yang masih singkat. Seperti, "Ya, sekarang buka sepatunya, lalu kaus kakinya, ya. Simpan di rak sepatu." Bisa juga dengan kalimat, "Ayo siapa yang paling cepat memakai sepatu, Ayah atau Kakak?"

4. Konsisten

Bila anak bosan, merasa tidak mampu, merasa dipaksa, maka akan gagal program Anda untuk melatih anak mandiri. Katakan kepadanya, "Semua ini kebutuhan kamu. Kalau kamu tidak mau makan sendiri, nanti merasa lapar." Jadi, tetap berikan dukungan, bukan bantuan.

5. Apresiasi
Ketika anak berhasil mencapai suatu target kemandirian, berikan reward yang membuat anak merasa bangga dengan dirinya. Anak akan merasa percaya diri dan meyakini bahwa ia mampu melakukan sendiri.

Penting diingat, meminta anak melakukan sesuatu bukan berarti Anda tak sayang atau tak mau memerhatikan anak. Orang lain mungkin saja menilai Anda sebagai "Ratu atau Raja Tega", biarkan saja. Toh, Anda melakukannya tanpa kekerasan, ancaman, atau hukuman. Prinsipnya, Anda ingin mengubah paradigma selalu dibantu dan diladeni ini. Yang juga perlu diingat, persaingan di era masa depan sangat ketat. Kalau anak tak mandiri sejak dini, ia tak siap menghadapinya.

(Tabloid Nakita/Hilman Hilmansyah)

Baca juga: 3 Penyebab Balita Kurang Mandiri


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorDini

    Terkini Lainnya

    Sejak 2005, KY Terima 16.000 Laporan Pelanggaran Kode Etik Hakim

    Sejak 2005, KY Terima 16.000 Laporan Pelanggaran Kode Etik Hakim

    Nasional
    Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

    Ombudsman Sebut Penghentian Layanan Publik Di Bekasi Terbukti dan Dilakukan Sistematis

    Megapolitan
    Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

    Ibu yang Ditahan di Bandara Dubai Mengaku Diperlakukan Tak Manusiawi

    Internasional
    Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

    Beredar Video Kepala Korps Brimob Polri Beri Sambutan sebagai Kapolda Metro Jaya, Ini Kata Polisi

    Megapolitan
    Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

    Ridwan Kamil Ajak Pemerintah Inggris Kerja Sama di Bidang Transportasi

    Regional
    Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

    Obor Asian Games 2018 Tiba di Balai Kota

    Megapolitan
    Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

    Peras Kelompok Ternak Rp 36 Juta, KPK Gadungan Ditangkap Polisi

    Regional
    Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

    Pengamen Binaan UPK Kota Tua Diminta Tak Beroperasi Saat Kirab Obor Asian Games

    Megapolitan
    Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

    Hilang Tiga Hari di Hutan, Bocah Usia 2 Tahun Ditemukan Selamat

    Internasional
    Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

    Diuji Coba Mulai Hari Ini, Kereta LRT Jakarta Melaju 40 km/jam

    Megapolitan
    Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

    Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

    Megapolitan
    Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

    Ketua DPR Tegaskan Kualitas UU Lebih Penting Dibandingkan Kuantitas

    Nasional
    Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

    Ketua KPK Tanggapi Kritik Wadah Pegawai KPK soal Rotasi Jabatan

    Nasional
    Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

    Pengusutan Dugaan Mahar Sandiaga Diharapkan Menjadi Ajang Klarifikasi

    Nasional
    Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

    Ini Tugas Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum

    Megapolitan
    Close Ads X