Ba'asyir Hadir, Suara Takbir Menggema

Kompas.com - 16/06/2011, 09:28 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Kehadiran terdakwa kasus dugaan terorisme Abu Bakar Ba'asyir disambut takbir yang menggema dari ratusan pendukungnya di halaman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ba'asyir hadir sekitar pukul 08.30 WIB dengan pengawalan satu unit Barakuda dan iringan voorijder. Berdasarkan pemantauan Kompas.com, kehadiran mobil tahanan Ba'asyir sempat membuat lalu lintas di Jalan Ampera Raya menuju PN Jakarta Selatan tersendat. Kendaraan yang tengah melintas di jalan itu distop selama lima menit supaya mobil tahanan Ba'asyir, Barakuda, dan kendaraan polisi patwal bisa melintas.

Begitu masuk ke dalam halaman PN Jakarta Selatan, sekitar 400 pendukung Ba'asyir langsung meneriakkan takbir "Allahu Akbar". Beberapa di antaranya yang berada di luar gedung pengadilan negeri juga menunjukkan dukungan dengan mengangkat poster dukungan Ba'asyir.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar mengatakan, pengawalan ketat terhadap Ba'asyir merupakan prosedur mutlak yang harus dilakukan pada terdakwa kasus teroris.

"Sangat tergantung perhitungan petugas. Tapi, khusus untuk tersangka teroris, itu mutlak," ujar Baharudin, Kamis (16/6/2011), saat dijumpai di PN Jakarta Selatan.

Baharudin mengatakan, dalam pengamanan kali ini, polisi tidak hanya mengawal mobil tahanan Ba'asyir, tetapi juga sekaligus mengawal mobil tahanan para terdakwa kasus Blowfish.

"Kalau untuk yang Blowfish, kita pakai Barakuda juga hari ini saat mengawal masuk tahanan. Hal ini karena tergantung perhitungan petugas, mungkin karena bertepatan dengan sidang Ba'asyir," kata Baharudin.

Seperti diberitakan, jaksa penuntut umum menuntut hukuman seumur hidup kepada Abu Bakar Ba'asyir. Jaksa penuntut umum menganggap Abu Bakar Ba'asyir mengetahui dan terlibat dalam pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh. Vonis terhadap Ba'asyir akan dibacakan hakim pada Kamis (16/6/2011) di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya. Sebanyak 3.831 personel pasukan pengamanan, yang terdiri dari 2.886 personel Polda Metro Jaya, 395 personel TNI, dan 550 personel Mabes Polri, disiagakan di lokasi pengadilan. Kendaraan taktis dan penembak jitu (sniper) juga turut disiagakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.