Yang Aktual tentang Radiasi Ponsel dan Kesehatan

Kompas.com - 02/04/2011, 12:41 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Dalam budaya di mana manusia makin sulit melepaskan diri dari telepon genggamnya, kekhawatiran akan radiasi akibat penggunaan ponsel ini terus bermunculan. Riset terbaru menyebutkan radiasi ponsel menyebabkan perubahan pada otak.

Ada penelitian yang mengaitkan penggunaan ponsel dengan kanker, berkurangnya kepadatan tulang, atau gangguan kesuburan pada pria. Akan tetapi studi lain membantah dan menyebutkan tidak ditemukan efek bagi kesehatan.

Menjawab pro-kontra tersebut Dr.Nora Volkow's melakukan penelitian menggunakan ponsel Samsung Knack, model SCH-U310. Ia melakukan penelitian 2,5 tahun lalu. Hasilnya adalah menggunakan ponsel sekitar satu jam bisa meningkatkan metabolisme glukosa dan perubahan di otak. Tapi belum disimpulkan apakah perubahan di otak ini berdampak negatif.

Bagaimana dengan smartphone? Volkow's berpendapat si ponsel pintar ini justru memiliki tingkat radiasi lebih tinggi dibanding ponsel biasa karena kompleksnya pengiriman data.

Anda bisa mengetahui besarnya pancaran radiasi sebuah ponsel dengan melihat spesific absorption rate (SAR). Angkanya akan mengindikasikan berapa radiasi yang diserap tubuh ketika menggunakan handset dalam kekuatan maksimal.

Sayangnya angka SAR ini tidak ditayangkan dalam buku manual atau dalam kemasan ponsel. Tetapi Environmental Working Group, organisasi nonprofit, telah membuat daftar perbandingan nilai SAR untuk setiap jenis ponsel yang beredar.

Meski begitu sebenarnya ada cara untuk mengurangi paparan radiasi yang berasal dari ponsel ini. Misalnya sebisa mungkin menjauhkan ponsel dari kepala. Penggunaan headset lebih disarankan karena pancaran radiasinya rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika tidak ada headset besarkan saja speakernya atau jauhkan sedikit ponsel Anda dari telinga ketika berbicara. Setiap milimeter sangat berarti," kata Louis Slesin, editor situs berita yang fokus pada keamanan radiasi elektromagnetik.

Pancaran radiasi dari ponsel juga lebih rendah ketika Anda berada dalam posisi diam karena ketika Anda dalam keadaan bergerak cepat, misalnya dalam kendaraan.

Ponsel juga akan memancarkan radiasi lebih tinggi ketika penerimaan sinyalnya lemah. "Makin sedikit jumlah sinyalnya, makin tinggi radiasinya," kata Om Gandhi, profesor elektro dari University of Utah.

Makanya jika Anda ingin mengurangi paparan radiasi, tidak disarankan untuk berbicara di ponsel saat berada di dalam gedung atau di dalam lift karena sinyal ponsel pasti rendah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.