Tim Evakuasi Tak Bisa Keluar Bandara

Kompas.com - 01/02/2011, 15:32 WIB
EditorEgidius Patnistik

JEDDAH, KOMPAS.com — Tim Pendahulu (Advance) Satuan Tugas Evakuasi WNI di Kairo yang dipimpin Marsekal Madya Sukirno KS akhirnya hanya bisa menunggu di ruang tunggu VIP Bandar Udara Internasional Jeddah, Arab Saudi.

Pasalnya, tim tidak memiliki visa untuk masuk ke Arab Saudi kecuali transit saja. Di ruang tunggu VIP Bandara Jeddah ini tim baru bisa menikmati minuman hangat dan penganan sejak mendarat di Bandara Jeddah. Sebelumnya, tim hanya boleh menunggu di ruang kedatangan penumpang dan menikmati air putih.

"Izin ke hotel tidak diberikan, Pak. Padahal, tadi dimintanya hanya surat jaminan dari Garuda Indonesia. Setelah ada jaminan, eh kami diminta mendapatkan izin dari Atase Pertahanan. Jadi, kayak dipingpong," ujar salah seorang anggota tim.

Semula Tim Pendahulu Satgas Evakuasi WNI memang hanya menunggu dua atau tiga jam di Bandara Jeddah sebelum ke Kairo, Mesir, tetapi ternyata tim harus menunggu delapan jam. Hingga Selasa (1/2/2011) siang waktu setempat, tim tidak bisa meninggalkan bandara untuk menuju hotel guna menunggu waktu delapan jam menuju Kairo.

"Akhirnya, tidak bisa, Pak. Kami ke hotel untuk mandi sambil menunggu keberangkatan ke Kairo," ujar seorang anggota tim kepada Kompas. Tim Pendahulu yang dipimpin mantan ajudan Presiden Abdurrahman Wahid itu beranggota 18 orang. Mereka adalah Wakil Komandan Tim Pendahulu Satgas Evakuasi Mayor Jenderal (Mar) M Alfan Baharuddin, yang juga Komandan Korps Marinir TNI-AL, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Heri Bekti beserta stafnya, Koordinartor Evakuasi Marsekal Pertama Sudipo, Koordinator Evakuasi Udara Kolonel Yuyu, Koordinator Evakuasi Darat Letnan Kolonel Suryo, staf Kementerian Luar Negeri, staf Kementerian Pendidikan Nasional, serta staf Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Rombongan ini juga disertai lima wartawan cetak, radio, dan televisi yang dipimpin Kepala Subbagian Biro Pers dan Media Massa Sekretariat Presiden. (HAR)

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bertolak ke Banten, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Sindang Heula

    Bertolak ke Banten, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Sindang Heula

    Nasional
    Kasus Edhy Prabowo, KPK Panggil Direktur Produksi dan Usaha Perikanan Budidaya KKP

    Kasus Edhy Prabowo, KPK Panggil Direktur Produksi dan Usaha Perikanan Budidaya KKP

    Nasional
    Kabareskrim Agus Andrianto Temui Pimpinan KPK, Bahas Penguatan Supervisi

    Kabareskrim Agus Andrianto Temui Pimpinan KPK, Bahas Penguatan Supervisi

    Nasional
    Dukung PPKM Mikro, Kemenko PMK Minta Penyaluran Dana Desa 2021 Segera Dilaksanakan

    Dukung PPKM Mikro, Kemenko PMK Minta Penyaluran Dana Desa 2021 Segera Dilaksanakan

    Nasional
    Jokowi: Ada yang Tak Benar di Perdagangan Digital, Membunuh UMKM

    Jokowi: Ada yang Tak Benar di Perdagangan Digital, Membunuh UMKM

    Nasional
    Rakor dengan KPK, Menag Akui Pihaknya Kerap Sulit Awasi Pelaksanaan Anggaran hingga Tingkat Kecamatan

    Rakor dengan KPK, Menag Akui Pihaknya Kerap Sulit Awasi Pelaksanaan Anggaran hingga Tingkat Kecamatan

    Nasional
    Ini Daftar Gunung yang Rawan Menimbulkan Tsunami di Indonesia

    Ini Daftar Gunung yang Rawan Menimbulkan Tsunami di Indonesia

    Nasional
    Jokowi Beri Empat Arahan untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

    Jokowi Beri Empat Arahan untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

    Nasional
    Rakor dengan KPK, Menag: Jual Beli Jabatan di Kemenag Kita Haramkan

    Rakor dengan KPK, Menag: Jual Beli Jabatan di Kemenag Kita Haramkan

    Nasional
    Kemenhub Bakal Pasang 100 Alat Pendeteksi Gempa Bumi dan Tsunami pada 2021

    Kemenhub Bakal Pasang 100 Alat Pendeteksi Gempa Bumi dan Tsunami pada 2021

    Nasional
    Diplomasi Maritim Indonesia: Dari Kondisi Alam Menuju Prestasi

    Diplomasi Maritim Indonesia: Dari Kondisi Alam Menuju Prestasi

    Nasional
    Polri Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Berkas Segera Dilimpahkan

    Polri Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Berkas Segera Dilimpahkan

    Nasional
    Kartu Prakerja Calon Pengantin Diharapkan Jadi Solusi Cegah Keluarga Miskin Baru

    Kartu Prakerja Calon Pengantin Diharapkan Jadi Solusi Cegah Keluarga Miskin Baru

    Nasional
    Jelang Ramadhan, Jokowi Minta Stok dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Terjaga

    Jelang Ramadhan, Jokowi Minta Stok dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Terjaga

    Nasional
    Kapolri Naikkan Pangkat 12 Perwira, Kabaintelkam Paulus Waterpauw Jadi Komjen

    Kapolri Naikkan Pangkat 12 Perwira, Kabaintelkam Paulus Waterpauw Jadi Komjen

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X