Siap-siap Jual Aplikasi di Chrome Web Store

Kompas.com - 08/12/2010, 10:40 WIB
EditorTri Wahono

SAN FRANCSISCO, KOMPAS.com - Ambisi Google untuk menguasai pasar browser internet terus dilakukan dengan menambah nilai tambah Chrome. Dalam konferensi pers, Rabu (7/12/2010) di San Francisco, AS, Google mengumumkan browser versi teranyar dan toko online yang dirancang khusus untuk aplikasi-aplikasi yang berjalan di atas browser tersebut.

"Tahun ini, jumlah pengguna Chrome meningkat tiga kali lipat dari 40 hingga 120 juta orang. Kecepatan adalah yang dicintai banyak orang pada Chrome, dan kami selalu bekerja agar browser makin cepat," tulis Google dalam blog resminya.

Versi terbaru Chrome menggunakan mesin JavaScript V8 yang diklaim dapat mendongkrak kecepatan akses dua kali lipat ketimbang versi sebelumnya. Google juga membenamkan fitur Google Instant ke dalam Omnibox di Chrome sehingga pengguna kini dapat melihat hasil pencarian secara langsung di bawah toolbox saat pengguna mengetikkan sesuatu.

Dengan kecepatan akses internet lewat broser semakin cepat, Google pun mendorong berbagai jenis aplikasi bisa berjalan di browser. Google pun mendahului browser lain dengan menyediakan toko online yang mengumpulkan aplikasi, ekstenis, theme, dan program tambahan untuk dijalankan secara online lewat browser. Toko online ini juga memberi kesempatan kepada pengembang pihak ketiga untuk menambah penghasilan dengan menjual aplikasi buatannya.

"Hari ini, Chrome Web Store terbuka untuk bisnis. Para pengembang telah mulai mengunggah aplikasi buatannya dan kami berharap jumlah terus bertambah dari waktu ke waktu," ujar Google dalam pernyataannya. Saat ini, toko aplikasi tersebut baru tersedia untuk pengguna di AS, namun Google akan terus merambah ke negara lainnya dan menggunakan transaksi dengan nilai tukar bermacam-macam mulai tahun depan.

Toko online ini juga diluncurkan bersamaan dengan diumumkannya pre beta Chrome OS. Google mengembangkan sistem operasi berbasis web tersebut yang akan mulai dibenamkan dalam berbagai merek notebook dan PC tahun depan. Chrome OS dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi para pengguna untuk mengakses aplikasi langsung dari web dan mendapat update secara otomatis tanpa menggunakan aplikasi yang ter-install di komputer.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Menlu Minta China Hadirkan Warganya sebagai Saksi di Kasus Kapal Long Xing 629

Nasional
Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Periksa Dua Saksi Kasus Nurhadi, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Eks Dirut PT Pilog Diperiksa KPK, Ditanya soal Penerimaan Uang

Nasional
Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Bahar Smith Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Nusakambangan

Nasional
Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Jubir Pemerintah Akui Diksi New Normal Salah, Ganti dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional
Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Peminat Kartu Prakerja Tinggi, Airlangga: 1,7 Juta Orang Terverifikasi Terima Pelatihan Offline

Nasional
Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Kampanye Akbar Pilkada Hanya Dapat Digelar dengan Persetujuan Gugus Tugas Covid-19

Nasional
Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Nasional
Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Ahli Epidemiologi: Asrama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Nasional
Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Periksa 4 Saksi Kasus PT DI, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Mitra Penjualan

Nasional
KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

KPU: Protokol Kesehatan di 270 Daerah Penyelenggara Pilkada Diatur Sama

Nasional
Cerita Yurianto yang Dijuluki 'Pembawa Berita Kematian' karena Sampaikan Data Covid-19

Cerita Yurianto yang Dijuluki "Pembawa Berita Kematian" karena Sampaikan Data Covid-19

Nasional
Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Kemenag: Jika Syarat Belajar di Pesantren Saat Pandemi Dipenuhi, Covid-19 Bisa Dicegah

Nasional
Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Penerapan Pancasila Redup, Rektor UNS: BPIP Adalah Jawaban

Nasional
Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Muhadjir: Kementerian/Lembaga di Bawah Menko PMK Nanti Hanya Mengacu Satu Data

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X