Tim SAR Jateng Habiskan 20 Kantong Mayat

Kompas.com - 02/10/2010, 06:59 WIB
EditorR Adhi KSP

PETARUKAN, KOMPAS.com — Proses evakuasi korban kecelakaan KA Senja Utama vs KA Argo Anggrek di Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, hingga Sabtu (2/10/2010) pukul 06.45, masih berlangsung. Beberapa korban masih terjepit di bawah gerbong 9, gerbong KA Senja Utama yang remuk, tepat di depan lokomotif KA Argo Anggrek.

Wartawati Kompas Siti Nurbiajanti dari lokasi kejadian, Sabtu pagi ini, melaporkan, petugas gabungan berusaha membongkar reruntuhan gerbong 9 KA Senja Utama yang hancur, di mana masih ada korban tewas terjepit di sana.

Komandan SAR Jawa Tengah untuk wilayah Pekalongan, Hengky Susilohadi, mengatakan, pihaknya membawa 20 kantong mayat dan sekarang sudah habis. "Kami meminta Basarnas untuk mengirimkan mobil rescue lengkap dengan mesin potong untuk mendongkrak gerbong, dan juga tambahan kantong mayat," jelas Hengky.

Saat ini pihak SAR mengalami kesulitan melakukan evakuasi karena tak ada alat dongkrak. "Kami perkirakan ada lebih dari lima orang yang terjepit di bawah gerbong, dua di antaranya kemungkinan masih hidup," kata Hengky.

Sementara proses evakuasi berlangsung, rangkaian KA Argo Anggrek ditarik ke arah Stasiun KA Petarukan.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Survei Litbang Kompas: 87,8 Responden Tak Puas pada Kinerja Menteri Tangani Covid-19

    Survei Litbang Kompas: 87,8 Responden Tak Puas pada Kinerja Menteri Tangani Covid-19

    Nasional
    Kadispenad: 98 Orang di Secapa AD Negatif Covid-19

    Kadispenad: 98 Orang di Secapa AD Negatif Covid-19

    Nasional
    Gugus Tugas Jelaskan 6 Protokol Penerimaan Paket di Masa Pandemi Covid-19

    Gugus Tugas Jelaskan 6 Protokol Penerimaan Paket di Masa Pandemi Covid-19

    Nasional
    Istilah 'New Normal' Salah, Pemerintah: yang Benar Adaptasi Kebiasaan Baru

    Istilah "New Normal" Salah, Pemerintah: yang Benar Adaptasi Kebiasaan Baru

    Nasional
    Zulkifli Hasan: PAN Ya Muhammadiyah, Muhammadiyah Ya PAN

    Zulkifli Hasan: PAN Ya Muhammadiyah, Muhammadiyah Ya PAN

    Nasional
    Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Masker yang Nyaman, Cukup Ruang untuk Bernapas

    Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Masker yang Nyaman, Cukup Ruang untuk Bernapas

    Nasional
    Terawan Berkantor di Jatim, Kemenkes: Penyebaran Covid-19 di Sana Butuh Perhatian Khusus

    Terawan Berkantor di Jatim, Kemenkes: Penyebaran Covid-19 di Sana Butuh Perhatian Khusus

    Nasional
    Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Banjar, KPK Amankan Uang dan Dokumen

    Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Banjar, KPK Amankan Uang dan Dokumen

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Jangan Turunkan Masker ke Dagu | Penambahan Kasus Covid-19

    [POPULER NASIONAL] Jangan Turunkan Masker ke Dagu | Penambahan Kasus Covid-19

    Nasional
    Tim Pemburu Koruptor, Wacana Dihidupkan Kembali dan Prestasinya yang Biasa Saja

    Tim Pemburu Koruptor, Wacana Dihidupkan Kembali dan Prestasinya yang Biasa Saja

    Nasional
    Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Sukoharjo

    Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Sukoharjo

    Nasional
    75.669 Kasus Covid-19 hingga 12 Juli serta Imbauan Pemerintah soal Face Shield dan Masker

    75.669 Kasus Covid-19 hingga 12 Juli serta Imbauan Pemerintah soal Face Shield dan Masker

    Nasional
    Ingatkan soal 'Microdroplet', Yurianto: Masker Mutlak Digunakan, Bukan 'Face Shield'

    Ingatkan soal "Microdroplet", Yurianto: Masker Mutlak Digunakan, Bukan "Face Shield"

    Nasional
    Ini Cara 'Tenant' di Mal Cegah Penularan Covid-19

    Ini Cara "Tenant" di Mal Cegah Penularan Covid-19

    Nasional
    Penerapan Protokol Kesehatan di Mal Dinilai Sudah Cukup Baik

    Penerapan Protokol Kesehatan di Mal Dinilai Sudah Cukup Baik

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X