BJ Habibie Tampak Tegar

Kompas.com - 25/05/2010, 06:15 WIB
Editoraegi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Presiden RI Bacharddin Jusuf Habibie tampak tegar ketika menerima ungkapan belasungkawa dari para kerabat dan kolega, sesaat setelah dirinya dan rombongan yang membawa jenazah Ny Hasri Ainun Habibie tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (25/5) pagi.

Sambil menunggu jenazah dikeluarkan dari pesawat Garuda Boeing 747-800, BJ Habibie terus mendapat ucapan duka cita dari keluarga, kerabat dan kolega seperti keponakan Ibu Ainun, sekaligus promotor Adrie Subono, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Pudyastungkoro dan Direktur RRI Parni Hardi. "Terima kasih, terima kasih," katanya singkat.

Usai menerima ucapan duka cita, BJ Habibie dan kedua putranya langsung menuju mobil jenazah yang telah disiapkan, kemudian berangkat ke rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. BJ Habibie senantiasa mendampingi mendiang istrinya Ny Hasri Ainun Habibie yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ludwig Maximilians-Universitat, Muenchen, Jerman, selama dua bulan hingga menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (23/5). Hasri Ainun Habibie (73) dirawat di rumah sakit sejak 24 Maret lalu. Menurut Ima, Hasri memang sudah lama menderita berbagai macam penyakit. Ny Ainun Habibie telah menjalani beberapa kali operasi, baik operasi utama maupun operasi eksplorasi.

Setelah dua pekan dilakukan pemeriksaan intensif, Ny Ainun dioperasi pertama kali pada 7 April lalu. Operasi pertama ini berlangsung selama tujuh jam. Dalam waktu 25 hari berikutnya, Ainun kembali menjalani tujuh kali operasi. Selama dirawat dia telah menjalani sembilan kali operasi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Periksa Tujuh Saksi Terkait Kasus Gratifikasi Nurhadi

KPK Periksa Tujuh Saksi Terkait Kasus Gratifikasi Nurhadi

Nasional
Mahasiswa UI Rancang Kapal Ambulans untuk Pasien Covid-19

Mahasiswa UI Rancang Kapal Ambulans untuk Pasien Covid-19

Nasional
Banyak ASN Positif Covid-19, Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan Lembaga Diperketat

Banyak ASN Positif Covid-19, Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan Lembaga Diperketat

Nasional
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Menteri, PPP Sebut Ibarat SP II

Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Menteri, PPP Sebut Ibarat SP II

Nasional
Kapolri Rotasi Sejumlah Kapolda, Berikut Perubahannya

Kapolri Rotasi Sejumlah Kapolda, Berikut Perubahannya

Nasional
UPDATE: Tambah 27, Pasien Sembuh Covid-19 Klaster Secapa AD Kini 1.120 Orang

UPDATE: Tambah 27, Pasien Sembuh Covid-19 Klaster Secapa AD Kini 1.120 Orang

Nasional
Respons Pihak Djoko Tjandra, Kejagung: Jaksa Eksekusi Putusan PK, Bukan Penahanan

Respons Pihak Djoko Tjandra, Kejagung: Jaksa Eksekusi Putusan PK, Bukan Penahanan

Nasional
5 Bulan Pandemi Covid-19 di Indonesia, 113.134 Kasus dan Kegiatan yang Wajib Diwaspadai

5 Bulan Pandemi Covid-19 di Indonesia, 113.134 Kasus dan Kegiatan yang Wajib Diwaspadai

Nasional
Mendagri Minta Sekolah Adakan Simulasi Sebelum KBM Tatap Muka

Mendagri Minta Sekolah Adakan Simulasi Sebelum KBM Tatap Muka

Nasional
Berkaca dari Sejarah Pandemi Flu: Tak Ada Konspirasi, Miliki Rentang Waktu, dan Butuh Kebijakan Tegas

Berkaca dari Sejarah Pandemi Flu: Tak Ada Konspirasi, Miliki Rentang Waktu, dan Butuh Kebijakan Tegas

Nasional
Kemenristek Minta Publik Hati-hati Cermati Isu Penemuan Obat Covid-19

Kemenristek Minta Publik Hati-hati Cermati Isu Penemuan Obat Covid-19

Nasional
Melihat Kondisi Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi...

Melihat Kondisi Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi...

Nasional
Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto, Kemenkes: Cari Informasi dari Sumber Terpercaya

Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto, Kemenkes: Cari Informasi dari Sumber Terpercaya

Nasional
Rancangan Perpres Pelibatan TNI Berantas Terorisme Dikritik

Rancangan Perpres Pelibatan TNI Berantas Terorisme Dikritik

Nasional
[POPULER NASIONAL] Penambahan Kasus Covid-19 | Hadi Pranoto Bukan Anggota IDI

[POPULER NASIONAL] Penambahan Kasus Covid-19 | Hadi Pranoto Bukan Anggota IDI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X