Kebakaran, Kelalaian atau Pengabaian?

Kompas.com - 21/03/2010, 08:31 WIB
Editormbonk

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam 10 hari terakhir, tiga kebakaran hebat terjadi di wilayah DKI Jakarta, yakni di Pasar Senen, pabrik pembuat sandal jepit Swallow, dan di permukiman padat penduduk Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. Kebakaran menyebabkan kerugian material dan korban jiwa.

Kebakaran di Los A Blok VI Pasar Senen, Kamis pekan lalu, menghanguskan 472 kios. Barang dagangan berupa tas, pakaian, dan buku di kios ludes dalam dua jam kebakaran. Setiap pedagang merugi ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Manajer Area II PD Pasar Jaya Ivo Edwin Ariyanto mengatakan, alat pemadam kebakaran ada di pos satpam. Satpam di Pasar Senen bertugas 24 jam sehingga diharapkan bisa memadamkan api sementara menunggu petugas pemadam kebakaran tiba. ”Setelah kebakaran, tabung alat pemadam itu kosong karena telah dipakai,” kata Ivo.

Sementara itu, hidran air di Blok VI tidak tersedia. Jika terjadi kebakaran di blok itu, maka petugas pemadam kebakaran memanfaatkan hidran dari Blok V atau Plaza Atrium Senen.

Pada Kamis itu pula, pabrik pembuat sandal jepit Swallow di RT 06 RW 02 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, terbakar. Sedikitnya empat pekerja pabrik tewas dalam kondisi terpanggang di dalam pabrik.

Bahan baku kimia dan karet menyebabkan api sulit dipadamkan. Hingga Sabtu (20/3/2010), api berkobar lagi sekitar satu jam. Kepala Unit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Heru W mengatakan, api pada Sabtu kemarin kemungkinan berasal dari bara api yang terkena angin....

::Artikel selengkapnya silakan kunjungi laman KOMPAS CETAK::



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kejahatan Siber, Kemenkominfo Dorong Kesadaran Perlindungan Data Pribadi

Cegah Kejahatan Siber, Kemenkominfo Dorong Kesadaran Perlindungan Data Pribadi

Nasional
Kasus Suap Proyek PUPR, KPK Panggil Politikus PKB

Kasus Suap Proyek PUPR, KPK Panggil Politikus PKB

Nasional
Soal Maju jadi Calon Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Kantongi 367 Suara

Soal Maju jadi Calon Ketum Golkar, Bamsoet Klaim Kantongi 367 Suara

Nasional
Tjahjo Kumolo Teken Surat Edaran Penyederhanaan Eselon III, IV dan V

Tjahjo Kumolo Teken Surat Edaran Penyederhanaan Eselon III, IV dan V

Nasional
Anak Yasonna Laoly Penuhi Pangilan KPK

Anak Yasonna Laoly Penuhi Pangilan KPK

Nasional
KPK Periksa Mantan Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus Proyek IPDN

KPK Periksa Mantan Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus Proyek IPDN

Nasional
Kasus Penyiraman Novel Baswedan, antara Dugaan Laporan Palsu dan Rekayasa

Kasus Penyiraman Novel Baswedan, antara Dugaan Laporan Palsu dan Rekayasa

Nasional
Hal yang Harus Diketahui soal Sertifikasi Perkawinan dan Pro Kontra-nya

Hal yang Harus Diketahui soal Sertifikasi Perkawinan dan Pro Kontra-nya

Nasional
KLHK: Nilai Ganti Rugi Gugatan Karhutla Rp 315 Triliun, Tinggal Eksekusi

KLHK: Nilai Ganti Rugi Gugatan Karhutla Rp 315 Triliun, Tinggal Eksekusi

Nasional
Gara-gara Pilpres Masyarakat Terbelah, Demokrat: Bukan Alasan Presiden Kembali Dipilih MPR

Gara-gara Pilpres Masyarakat Terbelah, Demokrat: Bukan Alasan Presiden Kembali Dipilih MPR

Nasional
Marak Korupsi di Desa, ICW Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Desa Fiktif

Marak Korupsi di Desa, ICW Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Desa Fiktif

Nasional
Pemerintah Gelar Operasi 30 Hari di Laut, Atasi Kerusakan Lingkungan

Pemerintah Gelar Operasi 30 Hari di Laut, Atasi Kerusakan Lingkungan

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Ahok Tak Harus Mundur dari PDI-P jika Pimpin BUMN

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Ahok Tak Harus Mundur dari PDI-P jika Pimpin BUMN

Nasional
Fraksi Partai Demokrat Tolak Amendemen Terbatas UUD 1945 jika Ubah Mekanisme Pilpres

Fraksi Partai Demokrat Tolak Amendemen Terbatas UUD 1945 jika Ubah Mekanisme Pilpres

Nasional
Polri Terbitkan Telegram: Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Gaya Hidup Hedonis

Polri Terbitkan Telegram: Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Gaya Hidup Hedonis

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X