Konsep Minimalis dan Ukiran Masih Menjadi Tren Furniture

Kompas.com - 03/09/2009, 21:17 WIB
Editor

SLEMAN, KOMPAS.com- Furnitur rumah yang mengusung konsep minimalis dan ukiran, masih menjadi tren. Namun masyarakat sekarang lebih suka mendesain sendiri furnitur yang diinginkan walau harganya mahal, ketimbang membeli dengan pilihan barang yang terbatas.

Dewi, Marketing Contempo Contemporer Furniture and Interios Desaign, mengatakan, pembeli lebih puas jika mendesain sendiri. Saat ini, di Contempo yang showroomnya di Gejayan, Yogyakarta, 20 persen barang yang terjual didesain pembeli.

Sepertinya, mendesain sendiri sudah kebutuhan dan selera. Untuk membantu konsumen mendesain bentuk dan bahan furniture, berikut urusan konsultasi, Contempo menyediakan ahli desain, kata Dewi, di sela-sela Mavindo Home Living di Ambarrukmo Plaza, Kamis. Pameran ini berlangsung hingga Minggu (6/9).

Dalam sebulan, Contempo menjual sekitar 20 produk, meliputi antara lain meja-kursi tamu, tempat tidur, meja-kursi makan, dan dapur. Untuk rentang harga, termurah Rp 500.000, dan termahal bisa di atas Rp 10 juta. Menilik harganya, memang, furniture minimalis, pangsa pasarnya adalah kalangan menengah ke atas. "Terbanyak adalah rumah, baru kantor dan hotel," ujar Dewi.

Sementara itu, Basuki Putra Lacasa Art Gallery hanya mengeluarkan furniture ukiran berbahan kayu jati tua. Namun pembeli mesti bersabar karena pesanan biasanya baru jadi dalam 2-3 bulan. Galeri di Malang, Jawa Timur itu, tak mau terburu-buru.

Furnitur kayu jati diukir tangan sehingga prosesnya lama dan tak bisa diburu. Ada pakem-pakem ukiran yang mesti baku dan diletakkan tepat. Ini yang menjadikan furnitur ukiran kayu jati eksklusif , sehingga harga yang mahal bisa diterima sebagai kewajaran. Apa pun tren furniture, ukiran tetap mendapat tempat, kata Roy Anugrah, pemilik Basuk Putra Lacasa.

Harga furnitur yang dijualnya berada pada kisaran Rp 500.000-Rp 35 juta. Roy menyebut, selain pasar lokal, pasar luar negeri juga merespons ukirannya, seperti italia, Singapura, dan Spanyol. Setiap 2-3 bulan, Roy mengirim , dengan total sekitar 20 item per kirim.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X