Garuda Flexi Bandung Targetkan Juara IBL 2009

Kompas.com - 20/01/2009, 17:51 WIB
Editor

BANDUNG, SELASA — Garuda Flexi Bandung pasang target maksimal pada kompetisi basket IBL 2009. Runner-up musim lalu yang baru saja menggandeng PT Telkom sebagai sponsor utama, berambisi jadi juara.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh kapten tim Mario Wuysang dalam acara Penandatanganan Kerja Sama di Gedung PT Telkom Bandung, Selasa (20/1).

"Saya optimistis setelah melihat rekor Garuda sebelumnya, yaitu runner-up musim 2008, serta tampil sebagai juara turnamen. Tim ini diperkuat oleh pemain berpengalaman dan skill yang cukup bagus. Selagi kami solid, kami yakin bisa tampil sebagai juara," kata pemain nasional itu yang sebelumnya membela Aspac XL Jakarta.

Tahun lalu, Garuda yang dimotori Denny Sumargo melaju ke final untuk pertama kalinya. Sayang, mereka menyerah kepada juara bertahan Satria Muda (SM) Britama.

Pada kompetisi IBL 2009 yang terpaksa tetap digelar tanpa sponsor utama dan menggelar putaran pertama pada 22-27 Januari di Jakarta, Garuda Flexi Bandung akan mengawali perjuangan dengan menghadapi Citra Satria Jakarta.

Tiga pertarungan berikutnya adalah menghadapi juara bertahan SM Britama (24/1), CLS Nuvo Surabaya (25/1), dan Angsapura Medan (27/1).

Sementara itu, Dirut PT Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, pihaknya tertarik menjadi sponsor klub basket karena olahraga ini jarang terjadi tawuran. Di samping itu, basket sudah menjadi ikon olahraga anak muda.

Sejak 1994, klub asal Bandung yang sebelumnya bernama Hadtex ketika kompetisi tertinggi basket itu masih bernama Kobatama, beberapa kali berganti nama setelah ganti sponsor.

Setelah berganti nama menjadi Panasia Indosyntex, nama klub itu berubah lagi menjadi Panasia Senatama, Garuda Bandung, dan terakhir Garuda Flexi Bandung.

Klub-klub peserta lainnya yang masih tetap berjumlah sepuluh, sebagian juga sudah berganti nama karena berganti sponsor atau melakukan merger.

Nama klub yang berubah tersebut adalah CLS Nuvo Surabaya (sebelumnya CLS Knight), Muba Hangtuah IM Palembang (hasil merger Muba Hangtuah Palembang dengan IM Jakarta), Stadium Bhinneka (hasil merger Stadium Jakarta dan Bhinneka Solo), serta Pelita Jaya (sebelumnya Kalila).

Sementara itu, klub yang tidak mengalami perubahan nama adalah Angsapura Medan dan Bima Sakti Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.