Terjadi Letusan Freatik di Dieng

Kompas.com - 16/01/2009, 08:58 WIB
Editor

 

BANJARNEGARA,JUMAT-Aktivitas vulkanis kawah-kawah di Dataran Tinggi Dieng, kini ditingkatkan statusnya dari normal (level 1) menjadi waspada (level 2). Hal itu menyusul terjadinya erupsi freatik di Kawah Sibanteng pada Kamis (15/1).

Menurut Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, Agus Budianto, Jumat (16/1), erupsi freatik merupakan letusan yang terjadi akibat meningginya suhu uap air di kawah.

Terkait erupsi freatik di Kawah Sibanteng pada Kamis kemarin, dipicu oleh meningkatnya konsentrasi air bawah tanah karena meningkatnya curah hujan di Dieng. "Karena konsentrasi air meningkat, menyebabkan suhu uap air di Kawah Sibanteng pun naik. Hal itu yang menyebabkan terjadinya erupsi freatik," katanya.

Erupsi freatik itu, lanjutnya, tergolong normal terjadi di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Namun karena erupsi freatik di Kawah Sibanteng menyemburkan sejumlah material yang sampai menyumbat Kali Putih, maka hal itu tergolong berbahaya bagi masyarakat.

"Bahaya sekundernya inilah yang harus diwaspadai. Jangan sampai material yang menyumbat Kali Putih ini jebol, karena di bawahnya terdapat sejumlah objek wisata," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.