Penambahan Bus Trans-Jogja Harus Dikaji Cermat - Kompas.com

Penambahan Bus Trans-Jogja Harus Dikaji Cermat

Kompas.com - 16/09/2008, 20:35 WIB

YOGYAKARTA, SELASA - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat atau Organda DIY meminta Pemerintah Provinsi DIY mengkaji cermat rencana penambahan 20 bus Trans-Jogja. Penambahan bus tahun 2009 dinilai terlalu cepat mengingat Trans-Jogja baru beroperasi kurang dari setahun.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Organda DIY Johnny Sunu Pramantya, berpendapat, penambahan bus Trans-Jogja sebenarnya bertujuan bagus. Sebab satu bus Trans-Jogja akan menggantikan dua bus kota. Secara kondisi fisik, Trans-Jogja lebih prima.

Namun ketika berpikir tentang menambah jumlah bus dan terus begitu, kita terjebak dalam pola lama yang kurang terencana. "Kondisi sulit bus perkotaan sekarang, salah satunya dipicu karena jumlah armada yang terlalu banyak," ujarnya, Selasa (16/9).

Johnny juga mempertanyakan Pemprov karena hingga kini Organda belum diajak bertemu guna membahas rencana penambahan bus Trans-jogja.


Kepala Dinas Perhubungan DIY Mulyadi Hadikusumo menegaskan bahwa rencana penambahan bus Trans-Jogja tahun depan sudah dikaji cermat. Rencananya, tahun 2009 akan ditambah 20 bus dan 19 halte untuk melayani penumpang di jalur-jalur baru.

 

 


Editor

Terkini Lainnya

Kemendagri Sebut Perekaman E-KTP Sudah Mencapai 97,21 Persen

Kemendagri Sebut Perekaman E-KTP Sudah Mencapai 97,21 Persen

Nasional
Kapal Motor Tenggelam di Sungai Kapuas, 1 Tewas dan 12 Hilang

Kapal Motor Tenggelam di Sungai Kapuas, 1 Tewas dan 12 Hilang

Regional
Gelombang di Perairan Talaud Capai 4 Meter, Nelayan Diimbau Hati-hati

Gelombang di Perairan Talaud Capai 4 Meter, Nelayan Diimbau Hati-hati

Regional
Percepat Perekaman E-KTP, Kemendagri Kirim Tim ke 5 Provinsi di Wilayah Timur

Percepat Perekaman E-KTP, Kemendagri Kirim Tim ke 5 Provinsi di Wilayah Timur

Nasional
5 Hari Pasca-operasi Bariatrik, Titi Wati Hanya Diizinkan Minum Susu Khusus

5 Hari Pasca-operasi Bariatrik, Titi Wati Hanya Diizinkan Minum Susu Khusus

Regional
Penjemput Wisatawan Pangandaran Dihadang Orang Tak Dikenal di Stasiun Banjar

Penjemput Wisatawan Pangandaran Dihadang Orang Tak Dikenal di Stasiun Banjar

Regional
Mendikbud: Akan Ada Simulasi Nasional Kebencanaan Secara Serempak

Mendikbud: Akan Ada Simulasi Nasional Kebencanaan Secara Serempak

Edukasi
Dua Biksu Thailand Tewas Ditembak di Kuil oleh Kelompok Bersenjata

Dua Biksu Thailand Tewas Ditembak di Kuil oleh Kelompok Bersenjata

Internasional
Di Depan Santri, Ma'ruf Sebut Dorongan Ulama Membuatnya Maju Jadi Cawapres

Di Depan Santri, Ma'ruf Sebut Dorongan Ulama Membuatnya Maju Jadi Cawapres

Nasional
Apakah Anak Perlu Belajar tentang 'Literasi Keuangan'?

Apakah Anak Perlu Belajar tentang "Literasi Keuangan"?

Edukasi
1.500 Surat Tilang Sudah Dikirim ke Pelanggar ETLE

1.500 Surat Tilang Sudah Dikirim ke Pelanggar ETLE

Megapolitan
Usai Kecelakaan, Pangeran Philip Menyetir Tidak Pakai Sabuk Pengaman

Usai Kecelakaan, Pangeran Philip Menyetir Tidak Pakai Sabuk Pengaman

Internasional
Ini Dia, Daftar Lembaga Beasiswa Belanda dari Dalam dan Luar Negeri

Ini Dia, Daftar Lembaga Beasiswa Belanda dari Dalam dan Luar Negeri

Edukasi
Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Megapolitan
Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Regional

Close Ads X