Roy Marten Jalani Sidang Pertama

Kompas.com - 05/02/2008, 14:19 WIB
Editor

SURABAYA, SELASA -  Aktor senior Roy Marten menjalani sidang pertama kasus narkoba di Pengadilan Negeri Surabaya, siang ini (Selasa, 5/2).

Dalam persidangan yang dipadati oleh wartawan dan juga warga Surabaya yang tertarik dengan persidangan ini, Roy Marten datang dengan mengenakan kemeja biru muda bergaris putih. Ia didampingi pengacara yang juga kakak kandungnya, Christ Salam.

Dipimpin Hakim Ketua Berlin Damanik sidang dimulai menjelang pukul 12.00 itu berakhir pada pukul 13.00. Di dalam persidangan, Christ Salam mengajukan permohonan agar kliennya dapat memperoleh kesempatan untuk menjalani rehabilitasi. Roy Marten mendapat dakwaan berlapis yakni dakwaan primer Pasal 71 ayat 1 jo 60 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Dakwaan subsider Pasal 71 ayat 1 jo 62 UU Nomor 5 Tahun 1997. Lebih subsider Pasal 65 UU Nomor 5 Tahun 1997.

Saat ditemui usai persidangan, Christ mengungkapkan harapannya agar permohonan tersebut dapat dikabulkan oleh majelis hakim. "Itu suatu hak seseorang untuk mengajukan permohonan, karena dia sebelumnya juga pernah melakukan rehabilitas saat ditahan di Jakarta," kata Christ.

Sementara, mengenai pasal berlapis yang dijatuhkan pada aktor segala jaman ini, kuasa hukum Roy tidak mengajukan keberatan. Hanya saja, Roy Marten yang ditemui usai sidang sempat berujar, "Saya hanya korban."

Sidang perkara ini akan dilanjutkan pada Selasa pekan depan, 12 Februari 2008 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi (A13)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

#ReformasiDikorupsi hingga #MosiTidakPercaya yang Warnai Setahun Jokowi-Ma'ruf...

#ReformasiDikorupsi hingga #MosiTidakPercaya yang Warnai Setahun Jokowi-Ma'ruf...

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pelemahan KPK hingga Vonis Ringan bagi Penyerang Novel

Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pelemahan KPK hingga Vonis Ringan bagi Penyerang Novel

Nasional
Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf: Tak Ada Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf: Tak Ada Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Satgas Covid-19 Sebut Makin Banyak Pemda yang Abai Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Sebut Makin Banyak Pemda yang Abai Protokol Kesehatan

Nasional
Maksimalkan Kebutuhan Informasi Publik, Komnas Perempuan Soft Launching Website dengan Desain Baru

Maksimalkan Kebutuhan Informasi Publik, Komnas Perempuan Soft Launching Website dengan Desain Baru

Nasional
Brigjen Prasetijo Bantah Buat Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Brigjen Prasetijo Bantah Buat Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Nasional
Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Nasional
Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Nasional
Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Nasional
Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Nasional
Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Nasional
Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Nasional
Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Nasional
Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Nasional
Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X