Salin Artikel

Umumkan Tim Pemenangan, Anies: Perjalanan Sampai Sini Berliku, Tak Potong Kompas dan Konstitusi

Pengumuman tim pemenangan itu disampaikan satu hari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024.

“Kita sudah memasuki babak baru di mana KPU sudah menetapkan (capres-cawapres). Dengan demikian apa yang diikhtiarkan telah dibuka pintunya dan kita masuk babak baru dan penetapan timnas Anies-Muhaimin ini bagian dari bagian formalitas yang harus kita tuntaskan,” kata Anies saat mengumumkan tim pemenangan di Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).

Anies mengaku, perjalanan sampai mencapai titik sejauh ini bukan perjalanan yang sederhana.

“Berlika-liku, tidak selalu mulus, tapi kita tidak melewati jalan pintas dan kita tidak memotong kompas, apalagi potong konstitusi,” kata Anies.

Adapun Koalisi Perubahan resmi mengumumkan susunan tim pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Pilpres 2024.

Tim pemenangan itu diberi nama tim nasional (timnas).

Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus ditunjuk menjadi kapten timnas Anies-Muhaimin.

“Kapten tim, yakni Bapak Muhammad Syaugi Alaydrus,” kata Anies saat mengumumkan timnas.

Muhammad Syaugi merupakan mantan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Abituren Akmil 1984 ini juga peraih penghargaan terbaik angkatan atau Adhi Makayasa.

https://nasional.kompas.com/read/2023/11/14/14131301/umumkan-tim-pemenangan-anies-perjalanan-sampai-sini-berliku-tak-potong

Terkini Lainnya

Menteri LHK: RI Masih Terima Ruang Dukungan Pihak Lain untuk Turunkan Emisi Karbon

Menteri LHK: RI Masih Terima Ruang Dukungan Pihak Lain untuk Turunkan Emisi Karbon

Nasional
Minta Jokowi Tunda RUU Polri, Koalisi Masyarakat: Isi Kontennya Berbahaya

Minta Jokowi Tunda RUU Polri, Koalisi Masyarakat: Isi Kontennya Berbahaya

Nasional
RUU Polri Beri Polisi Wewenang Penyadapan, ELSAM: Ini Bisa Sangat Liar...

RUU Polri Beri Polisi Wewenang Penyadapan, ELSAM: Ini Bisa Sangat Liar...

Nasional
Tren Ubah Aturan Hukum demi Menjaga Kekuasaan Diprediksi Bakal Terulang

Tren Ubah Aturan Hukum demi Menjaga Kekuasaan Diprediksi Bakal Terulang

Nasional
Putusan MA Dianggap 'Deal' Agenda Politik Jokowi Jelang Akhir Jabatan

Putusan MA Dianggap "Deal" Agenda Politik Jokowi Jelang Akhir Jabatan

Nasional
Aturan Pengawasan PPNS di RUU Polri Dianggap Hambat Kerja Penyidik KPK hingga Kejagung

Aturan Pengawasan PPNS di RUU Polri Dianggap Hambat Kerja Penyidik KPK hingga Kejagung

Nasional
Tangkap Buron Paling Dicari Thailand, Polri Minta Timbal Balik Dibantu Ringkus Fredy Pratama

Tangkap Buron Paling Dicari Thailand, Polri Minta Timbal Balik Dibantu Ringkus Fredy Pratama

Nasional
Buron Paling Dicari, Chaowalit Thongduang, Bikin Rakyat Thailand Tak Percaya Polisi

Buron Paling Dicari, Chaowalit Thongduang, Bikin Rakyat Thailand Tak Percaya Polisi

Nasional
Pilih Kabur ke Aceh, Chaowalit Buron Nomor 1 Thailand Merasa Mirip Orang Indonesia

Pilih Kabur ke Aceh, Chaowalit Buron Nomor 1 Thailand Merasa Mirip Orang Indonesia

Nasional
37 Warga Makassar yang Ditangkap karena Visa Haji Palsu Ditahan, 3 Diperiksa Kejaksaan

37 Warga Makassar yang Ditangkap karena Visa Haji Palsu Ditahan, 3 Diperiksa Kejaksaan

Nasional
Polisi Periksa 8 WNI Usai Tangkap Chaowalit Si Buron Nomor 1 Thailand, dari Ojol hingga Agen Sewa Kapal

Polisi Periksa 8 WNI Usai Tangkap Chaowalit Si Buron Nomor 1 Thailand, dari Ojol hingga Agen Sewa Kapal

Nasional
7 Bulan Kabur ke Indonesia, Buronan Thailand Nyamar jadi Warga Aceh dan Bikin KTP Palsu

7 Bulan Kabur ke Indonesia, Buronan Thailand Nyamar jadi Warga Aceh dan Bikin KTP Palsu

Nasional
Tak Setuju Perpanjangan Bansos Disebut Cawe-cawe, Dasco: Kecurigaan Tak Beralasan

Tak Setuju Perpanjangan Bansos Disebut Cawe-cawe, Dasco: Kecurigaan Tak Beralasan

Nasional
Tapera Dikhawatirkan Jadi Ladang Korupsi seperti Jiwasraya dan Asabri

Tapera Dikhawatirkan Jadi Ladang Korupsi seperti Jiwasraya dan Asabri

Nasional
Permintaan Otoritas Thailand, Chaowalit Si Buron Nomor 1 Tak Ditampilkan Saat Jumpa Pers

Permintaan Otoritas Thailand, Chaowalit Si Buron Nomor 1 Tak Ditampilkan Saat Jumpa Pers

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke